• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Metropolis

Innalillahi, 13 Orang Meninggal Dunia Akibat Erupsi Semeru

Innalillahi, 13 Orang Meninggal Dunia Akibat Erupsi Semeru
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.

Surabaya, NU Online Jatim

Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (04/12/2021) kemarin mengakibatkan 13 orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, puluhan orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dibawa ke Rumah Sakit (RS) atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bersama relawan gabungan dari sejumlah instansi terus melakukan proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak atau pun yang diperkirakan hilang.

 

“Dan yang baru teridentifikasi ialah dua orang berasal dari Desa Curah Kobokan dan Desa Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang,” ujar Abdul Muhari, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam rilis yang diterima media, Ahad (05/12/2021).

 

Dilaporkan, sebanyak 41 orang mengalami luka-luka, dan telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal, yang selanjutnya akan dirujuk ke RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara. 

 

Sebagian warga lainnya sedang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan setempat. Di antaranya sebanyak 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro. Serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal dan di antaranya terdapat dua orang ibu hamil.

 

Sementara itu, BPBD Kabupaten Lumajang melaporkan terdapat 902 warga mengungsi yang tersebar di beberapa titik, meliputi pengungsian di fasilitas pendidikan, balai desa, dan rumah ibadah kecamatan.

 

“Mereka yang mengungsi tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pronojiwo, Candiputo, dan Pasirian,” sebutnya.

 

Rinciannya ialah sebanyak 305 pengungsi di Kecamatan Pronojiwo, 409 pengungsi ada di Kecamatan Candipuro, dan 188 pengungsi di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

 

Diketahui, sebaran awas panas guguran berdampak di dua kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, dan Desa Supiturang, serta Kecamatan Candipuro di Dusun Kamarkajang Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.

 

Selain itu terdapat delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Desa Argoyuwono Kecamatan Ampelgading, Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari Kecamatan Tirtoyudo, Desa Clumprit Kecamatan Pagelaran, Desa Bambang Kecamatan Wajak.

 

 

Abu vulkanik juga menyasar Desa Panggungrejo dan Mojosari Kecamatan Kepanjen, Kelurahan Dampit Kecamatan Dampit, Desa Bantur dan Rejosari Kecamatan Bantur, dan Desa Talok Kecamatan Turen.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru