• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Metropolis

IPNU-IPPNU Umaha Bekali Mahasiswa Baru Ilmu Kepenulisan

IPNU-IPPNU Umaha Bekali Mahasiswa Baru Ilmu Kepenulisan
Flyer Pelatihan Kepenulisan PKPT IPNU-IPPNU Umaha Sidoarjo untuk mahasiswa baru. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah).
Flyer Pelatihan Kepenulisan PKPT IPNU-IPPNU Umaha Sidoarjo untuk mahasiswa baru. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Ma’arif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo mengadakan pelatihan kepenulisan, Jum’at (10/09/2021).

 

Acara yang dipusatkan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Taman, Sidoarjo tersebut diikuti puluhan kader. Adapun pemateri ialah Nur Kholis, seorang penulis harakah.id dan penulis buku kepemimpinan organisasi PWNU Jatim.

 

Ketua PKPT IPNU Umaha, M Luqman Ardiansyah menuturkan, bahwa acara ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kapasitas kader di bidang kepenulisan.

 

“Mengingat, pengetahuan menulis sangat penting, lebih-lebih bagi mahasiswa,” ujarnya kepada NU Online Jatim melalui perpesanan WhatsApp.

 

Luqman berharap, kegiatan ini nantinya akan banyak hasil karya tulis dari kader IPNU-IPPNU Umaha. Bahkan, jika memungkinkan dapat menjadi gerbang awal bagi mahasiswa dalam menuai banyak prestasi.

 

“Karena, seperti yang diketahui bersama, di tingkat mahasiswa banyak sekali kompetisi di bidang kepenulisan,” jelas Luqman.

 

Senada dengan hal itu, Ketua PKPT IPPNU Umaha, Nabila Imro’atul Fauziyah mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk membekali mahasiswa baru di bidang literasi atau kepenulisan. Di antaranya mereka dibekali cara menulis artikel, essay, maupun karya tulis lainnya.

 

Namun demikian, menurut Fauziyah, pelatihan ini tidak dicukupkan di pertemuan ini saja, akan tetapi telah disiapakna agenda tindak lanjut dari kegiatan ini. “Karena memang belajar menulis tidak bisa dilakukan hanya satu atau dua kali pertemuan saja,” pungkasnya.

 

Penulis: Boy Ardiansyah

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru