• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Metropolis

IPNU Jatim Harap Ketum Terpilih Punya Gerakan Revolusioner

IPNU Jatim Harap Ketum Terpilih Punya Gerakan Revolusioner
Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfan Syah. (Foto: Instagram @irfansyah4)
Ketua PW IPNU Jatim, M Fakhrul Irfan Syah. (Foto: Instagram @irfansyah4)

Jakarta, NU Online Jatim
Muhammad Agil Nuruz Zaman baru saja terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) masa khidmat 2022-2025. Ia terpilih dalam Kongres XX IPNU yang dipusatkan di UPT Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (16/08/2022).


Sejumlah harapan pun timbul dari sejumlah kader di berbagai daerah, salah satunya M Fakhrul Irfan Syah, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jatim. Ia berharap, Ketum IPNU terpilih punya gerakan revolusioner guna kemajuan bersama.


“Karena memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama ini diperlukan adanya efek-efek yang sekiranya bersifat revolusioner demi tumbuh dan meningkatnya semangat kader-kader IPNU ke depan,” ungkapnya kepada NU Online Jatim, Selasa (16/08/2022) di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.


Pria asal Bojonegoro menambahkan, pemimpin yang terpilih nanti bisa memelihara budaya lama yang baik dan tidak menutup mata terhadap budaya baru yang lebih baik.


"Al Muhafadhotu ‘ala Qadimis Shalih wal Akhdzu bil Jadidil Ashlah, yakni memelihara yang lama yang masih baik dan mengambil yang baru yang lebih baik," ucapnya.


Irfan mengatakan, saat ini sudah memasuki era revolusi industri dan era 5.0 society. Untuk itu, kader IPNU hendaknya bisa menangkap bersama peluang dan tantangan yang terjadi, sehingga menjadi gerakan-gerakan yang strategis dan harmonis.


"Karena sekali lagi, syubbanul yaum rijalul ghod, yaitu pemuda hari ini adalah pemimpin hari esok," ungkap Irfan.


Dirinya juga berharap, bagaimana nanti ketua umum terpilih bisa mengakomodir dan menerima apapun bentuk aspirasi dari seluruh pimpinan. Menurutnya, selama hal itu dapat memberikan perubahan dan berdampak pada kemajuan IPNU, maka perlu diterima sebagai gagasan penting.


​​​​​​​"Itu yang kita harapkan bersama, sehingga ke depan kita bisa berjalan bersama untuk kemajuan IPNU," pungkasnya.


Metropolis Terbaru