• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Kata Raffi Ahmad dan Cinta Laura tentang Gus Dur

Kata Raffi Ahmad dan Cinta Laura tentang Gus Dur
Raffi Ahmad. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah).
Raffi Ahmad. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Haul ke-12 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur digelar pada Kamis (30/12/2021) malam. Selain keluarga Gus Dur, acara ini diikuti banyak tokoh nasional melalui zoom meeting,

 

Di antaranya Tito Karnavian Mentri Dalam Negeri, Ganjar Pranowo Gubenur Jawa Tengah, Anis Baswedan Gubernur DKI Jakarta, Khofifah Indar Parawansa Gubenur Jatim beserta Emil Estiano Dardak Wakil Gubernur Jatim, Irsad Yusuf Bupati Pasuruan, Lukman Hakim Saifuddin mantan Mentri Agama RI, dan tokoh lainnya.

 

Selain itu, selebriti Raffi Ahmad juga turut menyampaikan testimoni dalam Haul ke-12 Gus Dur. Dalam testimoninya, pemilik klub sepak bola RANS Cilegon FC itu menuturkan bahwa Gus Dur adalah sosok presiden yang hebat.

 

“Menurut saya sosok Gus Dur adalah sosok Presiden RI ke-4 yang hebat, sosok manusia yang luar biasa. Memiliki jiwa dan hati toleransi yang tinggi antar umat beragama dan antar sesama umat manusia,” kata suami Nagita Slafina itu.

 

Lebih lanjut Rafi menyatakan bahwa sosok Gus Dur selalu akan melekat di hati rakyat dan tidak akan pernah dilupakan jasa-jasanya untuk Indonesia dan umat.

 

“Saya sangat mengidolakan beliau, mudah-mudah amal Gus Dur, apa yang sudah ditanamkan kepada kita semua bisa kita amalkan bersama-sama,” tandasnya.

 

Selain Rafi, artis Cinta Laura Kiehl juga turut menyampaikan testimoni. Bagi Cinta, Gus Dur adalah sosok yang sulit digambarkan dengan kata-kata.

 

“Saya rasa bagi anak-anak milenial Gus Dur benar-benar bisa mewujudkan nilai-nilai toleransi yang indah saat ini yang harus terus dipertahankan,” ungkapnya.

 

Cinta juga mengungkapkan kekagumannya atas keberanian Gus Dur dalam menyuarakan kenyataan yang dihadapi bangsa ini.

 

“Sering kali kita melihat pemimpin menutupi pandangannya demi menjaga popularitasnya di hadapan masyarakat. Tetapi saya percaya pemimpin sejati harus jujur, yakin dengan pendirian, dan berani mengambil konsekuensi demi masa depan dan kebaikan,” kata perempuan kelahiran Jerman itu.

 

Cinta berharap akan ada banyak lagi pemimpin masa depan yang berani beropini dan melawan ketidakadilan, mempertahankan nilai-nilai Pancasila dan Republik Indonesia.

 

“Terima kasih Gus Dur atas segala pengetahuan dan ilmu yang telah diberikan untuk kita semua,” pungkasnya.

  

Adapun acara Haul Gus Dur ini diselenggarakan secara terbatas yang berpusat di empat tempat. Yaitu di kediaman Gus Dur di Ciganjur, Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Kedutaan Besar Indonesia di Jerman, dan Pcacc Village Yogyakarta.


Editor:

Metropolis Terbaru