• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Metropolis

Kejutan, Sejumlah Tokoh Perempuan Masuk Kepengurusan PBNU

Kejutan, Sejumlah Tokoh Perempuan Masuk Kepengurusan PBNU
Alissa Wahid atau Ning Lisa masuk di struktur PBNU masa khidmat 2022-2027. (Foto: NOJ/JHi),
Alissa Wahid atau Ning Lisa masuk di struktur PBNU masa khidmat 2022-2027. (Foto: NOJ/JHi),

Jakarta, NU Online Jatim
Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2002-2027 diumumkan secara resmi. Acara berlangsung di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, Rabu (12/01/2022). Tampak hadir sejumlah kiai dan ulama yang dinyatakan sebagai pengurus baru. 
 

Yang cukup menyita perhatian adalah tampilnya sejumlah perempuan pada kepengurusan PBNU masa khidmat 2022-2027 tersebut. Seperti Nyai Mahfudloh Ali Ubaid, Khofifah Indar Parawansa, Alissa Wahid atau Ning Lisa, dan tokoh perempuan lain. 
 

“Diakomodirnya perempuan di kepengurusan PBNU hanya soal waktu,” kata Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.
 

Disampaikan Gus Yahya bahwa di PBNU sejak awal tidak ada pembatasan siapa yang akan menjadi pengurus, termasuk perempuan. Hal tersebut tentu beriringan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi.
 

“Karena kebutuhan mendesak harus ada perempuan yang ikut mengelola PBNU,” ungkapnya. 
 

Dikemukakan Gus Yahya bahwa ada masalah cukup besar yang menyangkut perempuan. Dengan demikian menghadirkan para aktivis perempuan di kepengurusan PBNU saat ini sebagai pilihan tepat dan mendesak.
 

“Karena kita ajak perempuan-perempuan tangguh untuk melakukan pemberdayaan perempuan. Juga untuk mengelola pekerjaan PBNU dengan kerja sama internasional dan kemanusiaan, terutama perempuan,” jelasnya.
 

Pada kesempatan tersebut, Ning Lisa yang hadir secara langsung turut memberikan tanggapan atas pertanyaan insan media soal komposisi perempuan di PBNU. Demikian juga secara virtual, Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan agenda mendesak bagi pemberdayaan perempuan.


Metropolis Terbaru