• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Kemenag Jatim Harap Penyiar Islam Tangkal Hoaks dan Provokasi

Kemenag Jatim Harap Penyiar Islam Tangkal Hoaks dan Provokasi
Mufi Imron Rosyadi, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jawa Timur. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
Mufi Imron Rosyadi, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jawa Timur. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Surabaya, NU Online Jatim

Mufi Imron Rosyadi, Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Islam Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Jawa Timur menyampaikan harapan agar para Penyiar Islam bisa ikut menangkal berita hoaks dan provokasi yang kerap beredar.


Hal itu ia sampaikan saat penutupan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Jatim, di Hotel Mercure Surabaya, Rabu (16/03/2022). Pembinaan yang digelar sejak Senin (14/03/2022) itu diikuti seratus lebih penyiar radio, televisi, dan media digital lainnya dari kabupaten/kota se-Jatim.


"Alhamdulillahi rabbil alamin, sinergi Kemenag dengan para penyiar Islam ini kami harapkan dapat menyiarkan program Kemenag dan informasi yang moderat. Jangan sampai akibat berita hoaks dan provokasi muncul kekerasan di masyarakat," ujar Mufi.


Dirinya menceritakan, dalam sebuah kesempatan pernah bertanya kepada salah satu peserta pembinaan dan mengaku terharu dengan jawaban yang disampaikan.


"Dia tidak menyangka Kemenag mengundang para penyiar di tempat seperti ini. Sampai-sampai ia heran, apa betul ini untuk penyiar, karena baru pertama kali ini diadakan di Jatim," tuturnya.


Ia mengatakan, sepulang dari pembinaan para penyiar bisa saling terhubung satu sama lain. Sehingga segala informasi yang akurat dan moderat bisa tersampaikan dan memenuhi media digital, seperti radio, televisi dan media digital lainnya.


"Yang hadir hari ini adalah orang terpilih yang punya potensi luar biasa. Diharapkan melalui forum ini nanti bisa terbentuk sinergi bagaimana menjadi penyiar yang baik dan benar. Terima kasih," tandasnya.
 


Sebagai informasi, dari pembinaan ini dipilih dua peserta penyiar terbaik sebagai Milenial Moderat Agen (MMA) Jawa Timur.


Metropolis Terbaru