• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Metropolis

KH Marzuki Mustamar: Pengurus NU Tidak Boleh Cacat Agama dan Moral

KH Marzuki Mustamar: Pengurus NU Tidak Boleh Cacat Agama dan Moral
Ketua PWNU KH Marzuki Mustamar saat pelantikan PCNU Sidoarjo, Kamis (17/02/2022). (Foto: NOJ/ Maschan Yusuf)
Ketua PWNU KH Marzuki Mustamar saat pelantikan PCNU Sidoarjo, Kamis (17/02/2022). (Foto: NOJ/ Maschan Yusuf)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH Marzuki Mustamar menyampaikan bahwa pengurus NU tidak boleh cacat moral maupun agama. Menurutnya, orang yang menolong dan mengurus umat harus memahami terlebih dulu apa yang akan dilakukannya.

 

"Sebagai pengurus NU hendaknya memperhatikan internal pengurusnya terlebih dahulu. Jangan sampai ada pengurus yang cacat agama (belum memahami agama). Kalau pun ada, segera dipanggil kemudian tabayun dan diberikan pembinaan atau bila perlu keluarkan terlebih dahulu," ungkapnya saat memberikan arahan dalam Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo masa khidmah 2021-2026, Kamis (17/02/2022).

 

Pelantikan ini dilaksanakan di gedung Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Rohmatul Ummah An Nahdliyah, Sidoklumpuk, Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

 

Kiai Marzuki menjelaskan bahwa tidak mungkin seseorang dapat menolong orang yang jatuh, apabila kakinya sendiri terdapat anggota yang cacat/sakit. Artinya, sebelum mengurusi/menolong orang lain hendaknya memastikan dirinya mampu dan sudah pantas.

 

"Pastikan semua pengurus NU ini adalah orang yang memahami Ahlussunnah wal Jamaah. Baik menurut Imam Syafi'i, Hanafi, Maliki, maupun Hambali. Jika sudah pasti tidak ada yang cacat agama maupun moral, baru kita urus bersama agama Islam di Sidoarjo ini," imbuhnya.

 

Kiai Marzuki berpesan agar pengurus NU harus dapat mendampingi dan mengelola seluruh masjid di Sidoarjo. Hal ini untuk mengantisipasi adanya faham anti NU dan anti NKRI yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, seluruh kegiatan keagamaan baik di masjid atau madrasah saat ini harus dikontrol dan dikoordinir oleh pengurus NU setempat.

 

"Pastikan semua Masjid di Sidoarjo agar diurus dengan takmir dan khatib yang benar," imbuhnya.

 

Kiai Marzuki juga menegaskan bahwa menjadi pengurus NU merupakan pelopor dalam mengawal NKRI. Sesuai semboyan NU yaitu Hubbul Wathan Minal Iman.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjalin kerja sama dengan pemerintah. NU saat ini dapat menjadi mitra bagi pemerintah dalam menjaga NKRI.

 

"Pentingnya kerja sama NU dan pemerintah saat ini untuk memastikan faham yang muncul di tengah masyarakat. Banyaknya pendirian yayasan atau masjid yang belum jelas aman dari segi keislamandan serta kecintaaanya terhadap NKRI," tandasnya.

 

Selain itu, lanjutnya, pengurus NU juga harus memastikan kualitas pendidikan bagi generasi muda melalui kampus dan madrasah di bawah naungan NU. Ia mengajak agar seluruh Nahdliyin di Sidoarjo lebih memperhatikan tempat pendidikan bagi anaknya.

 

"Mari kita contoh tokoh NU, dengan lebih mempercayakan dan memilih lembaga pendidikan baik sekolah maupun kampus di bawah naungan NU. Jangan lebih memilih lembaga yang kontra dengan NU sebagai tempat pendidikan untuk anak-anak kita," tutur pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek tersebut.

  

Lebih lanjut, Kiai Marzuki menyampaikan apresiasi kinerja PCNU Sidoarjo selama ini dengan berbagai capaian prestasinya. NU di Sidoarjo merupakan salah satu yang terbaik karena memiliki banyak aset dan kader yang sangat luar biasa.

 

"Biasanya bila ada kader yang luar biasa seperti ini, Allah tidak ridha kalau hanya untuk Sidoarjo, tapi seharusnya juga ada untuk Jawa Timur. Selamat atas pelantikan pengurus PCNU Sidoarjo  yang baru. Semoga setelah pelantikan ini, PCNU Sidoarjo tambah maju, maju dan semakin maju, mabruk," pungkasnya.


Editor:

Metropolis Terbaru