• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 4 Oktober 2022

Metropolis

Komite Covid-19 NU Jatim Apresiasi Pemerintah Gratiskan Biaya Vaksin

Komite Covid-19 NU Jatim Apresiasi Pemerintah Gratiskan Biaya Vaksin
Vaksin Covid-19 di negara-negara tetangga. (Foto: NOJ/fd)
Vaksin Covid-19 di negara-negara tetangga. (Foto: NOJ/fd)

Surabaya, NU Online Jatim
Kabar gembira datang dari Presiden Joko Widodo pada Rabu (16/12/2020). Pasalnya Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menggratiskan biaya vaksin Covid-19. Keputusan tersebut turut diapresiasi oleh Ketua Komite Covid-19 PWNU Jawa Timur, H Koderi.

 

“Kami sangat mengapresiasi keputusan pemerintah dalam menggratiskan vaksin Covid-19. Apalagi Presiden Jokowi memerintahkan jajaran menteri serta pemerintah daerah agar segera menindak lanjuti keputusan tersebut,” katanya, Rabu (16/12/2020).

 

Keputusan tersebut tentu mempertimbangkan saran dari berbagai pihak. Termasuk salah satunya PWNU Jawa Timur yang turut memberikan suara. Sebelumnya, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWNU Jawa Timur mendesak pemerintah agar tidak memperjual belikan vaksin ini demi kemaslahatan umat.

 

“Kami mendorong agar vaksin ini digratiskan. Karena saat ini sedang masa darurat jadi sudah semestinya jika pemerintah tidak mengkomersilkan demi kepentingan umat,” ujarnya.

 

Namun, disamping itu H Koderi juga meminta pemerintah agar memastikan keamanan dari vaksin ini.

 

“Tapi sebelum itu pemerintah harus memastikan bahwa vaksin ini aman dan efektif untuk menekan penyebaran Covid-19,” terangnya.

 

Dirinya berharap, vaksin Covid-19 dapat digunakan dengan semestinya, dengan menyasar kelompok masyarakat yang prioritas membutuhkan.

 

“Vaksin dengan jumlah mencapai ratusan juta dosis ini diharapkan bisa diprioritaskan bagi kelompok masyarakat seperti tenaga kesehatan, TNI-Polri, usia rentan, dan tokoh agama,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru