• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Metropolis

LAZISNU Sidoarjo Kembali Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Donggala

LAZISNU Sidoarjo Kembali Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Donggala
NU Care-LAZISNU Sidoarjo menyerahkan bantuan tahap II pembangunan masjid Baiturrahim di Desa Lende Tovea, Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Tampak menyaksikan Rais PCNU Sidoarjo dan anggota DPRD setempat. (Foto: NU Online Jatim/Yuli R)
NU Care-LAZISNU Sidoarjo menyerahkan bantuan tahap II pembangunan masjid Baiturrahim di Desa Lende Tovea, Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Tampak menyaksikan Rais PCNU Sidoarjo dan anggota DPRD setempat. (Foto: NU Online Jatim/Yuli R)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Setahun berselang, tepatnya 28 September 2018 silam, bencana gempa Palu masih tersimpan jelas dalam ingatan. Kala itu, selama sehari saja wilayah Sulawesi Tengah diguncang 13 kali gempa.

 

Berbagai wilayah terdampak bencana seperti Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong mengalami kehancuran. Tak lama setelah gempa dan likuefaksi mengguncang, tsunami menghantam bibir pantai kota Palu, Donggala, dan Mamuju.

 

NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sidoarjo waktu itu langsung bergerak cepat menggalang dana kemanusiaan yang hasil perolehan donasinya dipergunakan untuk membangun 10 hunian sementara (huntara) senilai Rp.100.000.000,- bagi 10 kepala keluarga di Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

 

Selain itu NU Care-LAZISNU Sidoarjo juga menyalurkan donasi total senilai Rp.300.000.000,- untuk membangun kembali masjid Baiturrohim yang rata dengan tanah. Kini proses pembangunannya sudah berjalan 90 persen dan tinggal proses finishing.

 

Untuk menunaikan amanat donatur, Pengurus NU Care-LAZISNU dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo kembali berkunjung ke Sulawesi Tengah. Tujuannya guna menyerahkan bantuan senilai Rp. 40.000.000,- untuk menyelesaikan pembangunan masjid yang tinggal sedikit. 

 

Kehadiran rombongan sekaligus menghadiri peresmian masjid Baiturrohim yang berlokasi di Desa Lende Tovea, Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung di masjid Baiturrohim oleh Muh Ihsan, Ketua NU Care-LAZISNU Sidoarjo kepada pengurus pembangunan di lokasi dengan disaksikan Imron, anggota DPRD setempat, KH Maskun, Ketua PCNU Sidoarjo,dan PCNU Sigi, Ahad (15/12).

 

Imron mengucapkan terima kasih kepada NU Sidoarjo yang telah peduli kepada warganya korban bencana gempa.

 

“Semoga ini menjadi silaturahim yang baik antara Sigi dan Sidoarjo, mudah-mudahan masyarakat segera keluar dari kondisi terpuruk ini,” kata Imron. 

 

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada kiai dari Sidoarjo yang turut mendoakan agar warga di sini bisa segera kembali pulih dan bisa segera menempati rumah impian. 

 

“Saya sebagai anggota komisi A di DPRD Kabupaten Sigi juga berharap bisa silaturahmi ke Sidoarjo sekaligus studi banding, barangkali bisa meniru program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.

 

KH Agus Rofiq Sirodj, Rais PCNU Sidoarjo atas nama rombongan menyampaikan terima kasih atas sambutan dari pihak tuan rumah. 

 

“Terima kasih atas sambutan tuan rumah kepada rombongan kami, apalagi disuguhi makanan khas yang tidak ada di Jawa Timur,” ucap Kiai Rofiq. 

 

Dirinya mengajak semua yang hadir berhusnuddzan kepada Allah dan mendoakan kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan dengan membaca fatihah.

 

Rombongan PCNU dan NU Care-LAZISNU SIdoarjo selain menghadiri peresmian masjid Baiturrahim, juga berkunjung ke huntara korban gempa di Jono Oge.
 

Muh Ihsan, Ketua NU Care-LAZISNU Sidoarjo saat dikonfirmasi NU Online Jatim mengucapkan syukur dan terima kasih kepada donatur LAZISNU.

 

“Alhamdulillah akhirnya masjid yang dibangun kembali oleh PCNU yang dananya diperoleh dari donatur LAZISNU telah resmi diserahkan pemanfaatannya kepada masyarakat desa Lende Tovea,” ucapnya. 

 

Dirinya berharap dengan berdirinya masjid ini, masyarakat senantiasa lebih semangat hidup dan beribadah serta dapat dipergunakan shalat berjamaah lima waktu. 

 

”Semoga masyarakat sekitar bisa menjaga dan merawatnya dengan baik dan menuntaskan pembangunan yang kurang sedikit,” pungkasnya.

 

Kontributor: Yuli Riyanto
Editor: Syaifullah

 

 


Editor:

Metropolis Terbaru