• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Metropolis

LBMNU di Surabaya Sukses Terbitkan Buku Masail al-Fiqhiyah

LBMNU di Surabaya Sukses Terbitkan Buku Masail al-Fiqhiyah
Buku hasil karya tim LBMNU Wonocolo. (Foto: NOJ/Alaika)
Buku hasil karya tim LBMNU Wonocolo. (Foto: NOJ/Alaika)

Surabaya, NU Online Jatim

Menjadi sebuah karakteristik tersendiri bagi setiap daerah agar mengembangkan dan memaksimalkan potensi Sumber Daya Manusianya. Sebut saja tim Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Kecamatan Wonocolo. Pada dasarnya Kecamatan Wonocolo merupakan daerah yang memiliki jumlah pondok pesantren terbanyak di daerah Surabaya. Serta para pengurusnya pun banyak dari kalangan alumni pesantren besar seperti Al-Falah Ploso, Kediri dan Pesantren Lirboyo, Kediri

 

KH Mas Imam Sibawei, Ketua LBMNU Kecamatan Wonocolo mengatakan jika dirinya tetap menjaga tradisi pesantren di organisasi.

 

“Sudah menjadi tradisi kita melakukan syawir di setiap minggu, sebagaimana di pesantren pada saat itu,” katanya, Sabtu (10/04/2021).

 

Ia menambahkan, jika para pengurus LBMNU dengan dzurriyah Ndresmo Ndalem juga para kiai di Wonocolo berkolaborasi untuk menjaga keistiqomahan ini dalam wadah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonocolo.

 

“Kami bersama dengan yang lain berkolaborasi melestarikan tradisi ini,” tambahnya.

 

Menjadi problem tersendiri ketika setiap bahan musyawarah mingguan hanya bermula pada gagasan atau opini para anggota, namun tidak mengetahui kegelisahan problem keagamaan masyarakat. Hingga perlu adanya perumusan, inventarisir hasil musyawarah, hingga publikasi penulisan melalui penerbit. Demikian juga yang diungkapkan oleh KH Mas Bachri Syaikhul Akbar sebagai penasehat.

 

“Kami dari awal sudah menginginkan dari musyawarah ini dibukukan, namun tidak mengetahui caranya. Sehingga kami memerlukan pendampingan dari pengusaha penerbitan buku sekaligus percetakannya di lingkungan Jemurwonosari,” ungkapnya.

 

Edisi perdana dari tim LBMNU Kecamatan Wonocolo ini berhasil memberikan bukti kontribusi ilmiah bagi masyarakat Indonesia, khususnya kecamatan Wonocolo agar selalu menjadikan panduan dalam melaksanakan aktivitas keagamaan maupun sosialnya. 

 

Demikian juga buku ini masih memiliki banyak kekurangan. Seluruh tim LBM NU Wonocolo masih mengharapkan banyak koreksi dan pengembangan permasalahan keilmuan. Sehingga buku ini selalu update disetiap edisinya.

 

 

Sambutan kebahagiaan juga datang dari Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Wonocolo, KH Mas Muhammad Abdullah Muhajir. Dirinya sejak awal mendampingi istikamahnya majelis musyawarah mingguan yang dirutinkan oleh LBM di lingkungan Pondok Pesantren An Najiyah Timur Sidosermo, Surabaya ternyata memberikan produk tulisan yang di luar ekspektasinya. 

 

“Saya kira, ini adalah LBMNU tingkat kecamatan satu-satunya yang memiliki produk pembukuan hasil bahtsul masail. Semoga MWCNU lainnya di lingkungan kota Surabaya juga dapat ikut menghasilkan buku,” ujarnya. 

 

Menurutnya, kegiatan positif dari para pengurus LBMNU Wonocolo ini dapat meningkatkan giat literasi di kalangan masyarakat.

 

“Inspirasi ini merupakan sebuah cita-cita kami agar dicontoh oleh para nahdliyin. Semangat literasi juga merupakan bukti dari cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa ala Ahlussunnah wal Jama’ah,” pungkasnya.

 

Penulis: Alaika M Bagus Kurnia PS

Editor: Risma Savhira


Metropolis Terbaru