• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 7 Juli 2022

Metropolis

Lutfia Nurfaizah, Kader IPPNU Finalis Duta Bahasa Jawa Timur

Lutfia Nurfaizah, Kader IPPNU Finalis Duta Bahasa Jawa Timur
Lutfia Nurfaizah terpilih sebagai finalis Duta Bahasa Jawa Timur. (Foto: NOJ/Mukhzamila)
Lutfia Nurfaizah terpilih sebagai finalis Duta Bahasa Jawa Timur. (Foto: NOJ/Mukhzamila)

 Sidoarjo, NU Online Jatim

Pemilik paras rupawan, berkulit putih bersih dengan balutan busana muslimah warna batik ini sukses dalam sebuah event nasional yang digelar Balai Bahasa Jawa Timur di Sidoarjo. Dia adalah Lutfia Nurfaizah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Malang (Unisma).


Lutfi, begitu sapaan akrabnya, adalah salah satu kader generasi milineal NU yang telah aktif di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Dirinya mampu bersaing di kancah tahunan Duta Bahasa (Dubas) Jawa Timur.


“Sejak belajar di bangku madrasah aliyah, saya tergabung dalam pimpinan komisariat  IPPNU," katanya, Kamis (28/04/2022).


Kepada NU Online Jatim, dirinya mengaku hingga saat ini juga aktif di Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi atau PKPT IPNU IPPNU Unisma dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Lowokwaru Malang.


Lutfi merasa beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti beberapa kegiatan berskala nasional di antaranya penyuluhan kebahasaan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Wicara Pemuda Bela Bahasa Indonesia Balai Bahasa Jawa Timur.


“Saya rasa kita harus bangga dan percaya diri bahwa kader NU milenial itu hebat.” terang alumnus Pondok Pesantren Putri Al-Ishahiyyah Singosari Malang itu.


Dia juga berpesan kepada sesama generasi seusianya agar mengambil kesempatan untuk belajar dan berkembang di bidang yang digemari.


“Hargai setiap proses dan syukuri setiap progres karena meski belum berhasil, kita akan mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga.” ungkapnya penuh semangat.


Minatnya dalam belajar bahasa dan budaya telah mengantarkan dalam tekad menerapakan Trigatra Bangun Bahasa dalam wadah Dubas yang telah diikuti. Kebijakan Trigatra Bangun Bahasa adalah situasi negara Indonesia dengan kondisi masyarakat berbangsa dengan penguasaan multibahasa/multilingual.


Lutfi menjelaskan bahwa tiga semboyan tersebut  di antaranya pengutamaan bahasa negara, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing. Tak heran jika dia berkeinginan untuk keliling dunia, menjadi pengajar orang luar negeri di bidang keagamaan dan kebahasaan.


Editor:

Metropolis Terbaru