• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 3 Oktober 2022

Metropolis

Makna Tradisi Megengan ala Ketua PCNU Surabaya

Makna Tradisi Megengan ala Ketua PCNU Surabaya
Ketua PCNU Kota Surabaya, KH Achmad Muhibbin Zuhri, saat tradisi megengan di Kota Surabaya. (Foto: NOJ/ Hisam Malik)
Ketua PCNU Kota Surabaya, KH Achmad Muhibbin Zuhri, saat tradisi megengan di Kota Surabaya. (Foto: NOJ/ Hisam Malik)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya, KH Achmad Muhibbin Zuhri memaknai megengan sebuah peringatan kepada umat Muslim agar senantiasa memiliki semangat tinggi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.


“Berarti para bapak, para kiai yang saya hormati, megangan ini mengingatkan kepada kita agar bersiap menyambut dengan riang gembira datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari,” jelasnya saat sambutan kegiatan megengan yang diadakan oleh PCNU Surabaya pada Kamis (31/03/2022).


Dikatakan, bahwa tradisi megengan ini di tengah-tengah masyarakat masyarakat, khususnya di Kota Surabaya, banyak yang menyebutkan dengan kosa kata yang berbeda-beda.


“Ada yang bilang ziarah, nyekar dan lainnya lagi. Meskipun banyak kosa kata yang berbeda, akan tetapi tujuannya tetap sama, yaitu dalam rangka menyambungkan hubungan yang hidup dengan yang sudah meninggal dengan cara mendoakannya,” katanya.


KH Muhibbin Zuhri menuturkan, pelajaran lain dari adanya megengan ini ialah mengingatkan kepada semua umat Islam yang masih hidup agar senantiasa berbuat menjadi lebih baik lagi dari pada sebelumnya.


“Semoga semuanya mendapatkan barokah dari adanya kegiatan megengan ini, serta kita semua yang berkhidmah juga semoga diberi kekuatan dan membuat hati para muassis serta segenerasinya merasa gembira sebab kita telah melaksanakan yang telah diajarkan oleh beliau,” tuturnya.


Terakhir, ia mengajak kepada seluruh warga Kota Surabaya agar tetap menjaga tradisi keagamaan seperti ziarah kubur, baik di waktu megengan ataupun di hari-hari yang lain.


“Terima kasih kepada segenap pengurus dan pihak-pihak lain yang telah membantu menyukseskan acara megengan ini,”pungkasnya.


Sebagai informasi, kegiatan ini digelar secara serentak di tiga titik, yakni maqbarah muassis NU di Kota Surabaya. Yakni, Makam Tembok, Makam Rangkah, dan Makam Pegirian. Agenda ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal youtube HBNO TV, media resmi PCNU setempat.


Metropolis Terbaru