• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Metropolis

Muktamar Ke-34, Aswaja NU Center Resmi Jadi Lembaga PBNU

Muktamar Ke-34, Aswaja NU Center Resmi Jadi Lembaga PBNU
Aswaja NU Center resmi jadi lembaga Nahdlatul Ulama saat Muktamar ke-34 NU. (Foto: NOJ)
Aswaja NU Center resmi jadi lembaga Nahdlatul Ulama saat Muktamar ke-34 NU. (Foto: NOJ)

Surabaya, NU Online Jatim

Aswaja NU Center menjadi salah satu lembaga baru yang diterima sebagai lembaga resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu disampaikan dalam rapat pleno Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Andi Najmi selaku Ketua Komisi Organisasi, Kamis (23/12/2021). 


“Aspirasi berikutnya adalah terkait Aswaja NU Center yang ingin masuk menjadi lembaga tersendiri di dalam Nahdlatul Ulama,” kata Andi. 


“Ini adalah aspirasi yang harus kami sampaikan dan kami rekomendasikan untuk disampaikan kepada pleno. Jika pleno menyetujui, maka aspirasi ini akan masuk di dalam draf perubahan. Konsekuensinya akan mengubah beberapa pasal terkait aspirasi ini,” tambahnya.


Menyikapi rekomendasi tersebut, Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-34 NU M Nuh menyampaikan, bahwa hal tersebut nantinya akan ditindaklanjuti lebih detail dalam Munas maupun Konbes NU. 


“Tentu, aspirasi-aspirasi itu pada prinsipnya kita terima. Dan pembahasan detailnya akan ditindak lanjuti pada Munas dan Konbes NU,” ujar mantan Rektor ITS itu yang selanjutnya mengetuk palu tanda pengesahan.


Dengan keputusan pleno ini, Aswaja NU Center yang sebelumnya bersifat sebagai ‘perangkat penunjang program organisasi’ telah resmi menjadi lembaga PBNU. 


“Injih (Jawa: betul), Kiai. Untuk mengajarkan dan memahamkan, khususnya digital native. Aswaja Center jadi garda terdepan,” ujar M Nuh dalam pesan pribadinya kepada Ketua Aswaja NU Center PWNU Jatim Kiai Ma’ruf Khozin.


Diawali Sejumlah Tahapan Usaha
Ikhtiar pelembagaan Aswaja NU Center sebelumnya diawali dengan beberapa tahapan. Di antaranya adalah penyelenggaraan Silaturahim Nasional (Silatnas) Aswaja NU Center sebanyak dua kali. Yaitu pada Kamis 12 Maret 2020  dan 15 Novembr 2021.


Agenda pertama dipusatkan di Pesantren Assiddiqiyah II, Batuceper, Tangerang, Kamis 12 Maret 2020, sedang Silatnas kedua digelar secara daring. Kedua Silatnas ini diikuti oleh para aktifis Aswaja NU Center seluruh Indonesia.


Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur juga memohon kepada komisi organisasi PWNU Jawa Timur untuk memasukkan permohonan ini.  Hasil audiensi yang disampaikan oleh Sekretaris Aswaja NU Center PWNU Jatim M Zunaidul Muhaimin lalu dibawa oleh KH Soleh Hayat saat perhelatan Muktamar ke-34 NU di Lampung.


Pada pelaksanaan sidang komisi organisasi di Universitas Negeri Lampung (Unila), Kamis (23/12/2021), tampak beberapa aktivis Aswaja NU Center juga mengawal usaha kelembagaan ini. Di antaranya yang terlibat M Zunaidul Muhaimin, Wakil Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur Faris Khoirul Anam, dan peneliti Aswaja NU Center Fadil Khozin.


“Kita memiliki tugas moral untuk menyusun prospektus Aswaja NU Center, yang berisi informasi mulai A sampai Z lembaga ini, untuk didesiminasi ke wilayah-wilayah NU seluruh Indonesia, sesuai yang telah diletakkan oleh pendiri Aswaja NU Center Jawa Timur KH Abdurrahman Navis sejak tahun 2011 lalu,” ujar Faris Khoirul Anam.
 


Dengan resminya Aswaja NU Center menjadi lembaga, diharapkan menjadikan semangat dan motivasi bagi para penggerak dan aktifis Aswaja dalam berkhidmat menjaga prinsip dan ajaran Ahlussunah wal Jamaah di bumi Nusantara.


Editor:

Metropolis Terbaru