• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 22 Mei 2022

Metropolis

Muslimat NU Surabaya Santuni Yatim dan Salurkan Dana Sosial

Muslimat NU Surabaya Santuni Yatim dan Salurkan Dana Sosial
Pengurus PC Muslimat NU Surabaya bersama para penerima santunan. (Foto: NOJ/ Eni Rachma).
Pengurus PC Muslimat NU Surabaya bersama para penerima santunan. (Foto: NOJ/ Eni Rachma).

Surabaya, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya melaksanakan santunan yatim piatu serta bantuan sosial untuk Pimpinan Anak Cabang (PAC), Jumat (27/08/2021). Kegiatan yang dilaksanakan di kantor PC Muslimat NU Surabaya Jl A Yani kota setempat ini merupakan kepedulian dan komitmen berbagi serta memeriahkan Bulan Muharam 1443 H.

 

Kali ini, PC Muslimat NU Surabaya memberikan bingkisan berupa paket alat tulis dan uang saku Rp 200.000 untuk 31 yatim piatu. Selain itu, bantuan sosial kepada 31 PAC senilai Rp 1.500.000 untuk pengembangan sosial di wilayahnya masing-masing.  

 

Tak hanya itu, PC Muslimat NU Surabaya juga memberikan bantuan paket sembako kepada 17 modin binaan khusus Covid-19.

 

"Rutinan santunan Muharam ini adalah bagian dari komitmen serta tanggung jawab sosial Muslimat NU Surabaya yang sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan Nabi Muhammad SAW. Yaitu menyantuni, menyayangi dan memelihara anak yatim piatu dan dluafa. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini ada peningkatan anak-anak yang menjadi yatim piatu," kata Ketua PC Muslimat NU Surabaya, Lilik Fadhilah.

 

Adapun dana santunan pada acara rutinan ini berasal dari zakat dan sedekah anggota Muslimat NU se-Surabaya yang dikelola mandiri oleh PC Muslimat NU setempat.

 

Menurut Lilik, program santunan yatim piatu ini diharapkan lebih berkesinambungan, yaitu dengan mendata semua yatim piatu binaan Muslimat NU Surabaya di PAC. Terutama berkaitan dengan Pendidikan.

 

 

"Saya ingin kita tidak terputus dalam satu seremonial bantuan, harus terus bergulir. Semua PAC harus memperhatikan dengan mendata yatim piatunya, terutama bagaimana pendidikan anak tersebut, jangan sampai mereka putus sekolah. Kita harus mengantarkan anak-anak yatim piatu binaan mencapai pendidikan tinggi, sampai ke tingkat Sarjana," ungkapnya.

 

Penulis: Eni Rachma

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru