• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Metropolis

PCNU Sidoarjo Award Usung Semangat Perbaikan Organisasi

PCNU Sidoarjo Award Usung Semangat Perbaikan Organisasi
Abdul Mujib (kiri) saat podcast. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)
Abdul Mujib (kiri) saat podcast. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, Abdul Mujib mengatakan, pada event PCNU Award Oktober mendatang tidak mengusung semangat untuk saling mengalahkan. Namun, penekanannya adalah semangat untuk memperbaiki organisasi.


“Yang penting dalam PCNU Award adalah penataan dan pembenahan organisasi secara komprehensif. Tidak hanya adminsitrasi, tetapi  juga programnya, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendanaanya bagaimana. Semua dibangun dalam konsep kemandirian,” katanya saat  Podcast bersama NU Delta Media di kantor PCNU, Jumat (02/09/2022) malam.


Disebutkan, PCNU pada bulan Agustus telah melakukan sosialisasi terkait event tersebut kepada seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Sidoarjo. Diharapkan, masing-masing MWCNU menindak lanjuti dengan mensosialisasikan kepada seluruh Pengurus Ranting (PR) NU yang ada di wilayahnya masing-masing.


“Sudah disepakati yang ikut PCNU Award tiap MWCNU mengikutkan satu sampai dua ranting. PCNU Award ini dalam rangka apresiasi kepada MWCNU dan ranting sebagai ujung tombak perjuangan NU,” ucapnya.


Objektifitas akan menjadi konsentrasi PCNU seperti harapan MWCNU yang disampikan saat sosialisasi. Karena semangat yang diusung tidak menang kalah, Mujib berharap pada pelaksanaan tidak ada yang merekayasa data.


Terkait NU yang akan memasuki usia 1 abad, Abdul Mujib mengatakan umur yang sedemikian bukan waktu yang singkat bagi perjalanan sebuah organisasi. Maka momen PCNU Award ini untuk berbenah supaya terus menguatkan keorganisasian dan memperluas kemanfaat sebagai organisasi terbesar di dunia.


“Perlu adanya refleksi atau motivasi agar NU lebih baik dalam rangka memberdayakan diri sebagai organisai. Dengan tujuan untuk kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia,” terangnya.


Kandidat doktor di Institut Pesantren KH Abdul Chalim (Ikhac) Pacet, Mojokerto itu menuturkan, organisasinya akan terus melakukan semangat-semangat perubahan dengan melihat kelemahan yang ada untuk diperbaiki.


“Saya yakin kalau NU Sidoarjo diprogram dengan baik, didukung menejemen yang baik maka hasilnya akan baik. Karena setiap program akan berbanding lurus dengan apa yang telah direncanakan,” urainya. 


Editor:

Metropolis Terbaru