• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Metropolis

Perbedaan Komitmen LP Ma’arif NU dengan Lembaga Lain

Perbedaan Komitmen LP Ma’arif NU dengan Lembaga Lain
Istimewa
Istimewa

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Pusat (PP) LP Ma’arif NU H Arifin Junaidi mengingatkan komitmen kuat harus dimiliki untuk siap menghadapi tantangan pendidikan yang semakin berat. Sebab sejak kelahirannya, LP Ma’arif NU memang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan sikap sosial anak didik.

 

"LP Ma’arif NU adalah organisasi pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan sikap sosial anak didik melalui keluarga, masyarakat, sekolah, dan tempat ibadah yang telah melewati berbagai permasalahan di bidang pendidikan," tutur Arifin dalam Halal Bihalal Virtual yang digelar Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, pada Jumat (21/05/2021) sebagaimana dilansir NU Online.

 

Menurutnya, terdapat perbedaan komitmen antara LP Ma’arif NU dengan lembaga pendidikan yang lain. Salah satu perbedaan tersebut ada pada aspek pengembangan. LP Ma’arif NU berkomitmen untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter, sikap sosial.

 

"Sementara kalau (lembaga pendidikan) yang lain hanya knowledge atau kognisi, skill, dan attitude. Kalau di Ma’arif NU ditambah satu yaitu sikap sosial," ucap Arifin.

 

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj memaknai kalimat kembali ke fitrah pada Hari Raya Idul Fitri sebagai sebuah kesadaran berorganisasi, yakni kembali ke khittah NU. Ia mengingatkan warga NU agar benar-benar berada di atas koridor atau cita-cita pertama kali NU didirikan, yaitu menciptakan persaudaraan kemanusiaan.

 

Koridor itu adalah taqwiyatul al-ukhuwatil Islamiyah, taqwiyatul al-ukhuwatil wathaniyah, dan taqwiyatul al-ukhuwatil insaniyah. Inilah koridor atau cita-cita NU yang sangat mulia yakni memperkuat persaudaraan sesama umat Islam, persaudaraan sesama warga bangsa, dan sesama umat manusia.

 

 

"Artinya, NU sangat mulia sekali. Lebih mulia dari sekadar kepentingan individu, kelompok, mazhab, bahkan agama tertentu. Karena kita punya target ukhuwah insaniyah. Ini sudah global dan general sekali. Karena lintas agama, budaya, sekat-sekat negara atau bangsa," tutur Kiai Said.


Editor:

Metropolis Terbaru