• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Metropolis

Pesantren Nurul Huda Surabaya Bangkitkan Ekonomi di Hari Kemerdekaan

Pesantren Nurul Huda Surabaya Bangkitkan Ekonomi di Hari Kemerdekaan
KH Abdurrahman Navis, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Huda Surabaya. (Foto: NOJ/Hisam)
KH Abdurrahman Navis, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Huda Surabaya. (Foto: NOJ/Hisam)

Surabaya, NU Online Jatim

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik lndonesia (RI) ke-76 di Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya diramaikan dengan beberapa kegiatan. Selain melaksanakan upacara, pesantren ini juga menggelar pelatihan dengan tema ‘Entrepreneur Kaum Santri untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren’, Selasa (17/08/2021).

 

KH Abdurrahman Navis, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Huda Surabaya mengajak para santri untuk terus mengobarkan semangat kemerdekaan utamanya dalam ekonomi.

 

“Semangat kemerdekaan harus selalu dikobarkan terlebih pada HUT RI ke-76. Tepatnya melalui kegiatan pelatihan entrepreneur bagi para santri dan asatidz ini. Semoga menjadi salah satu tambahan semangat menuju kemandirian ekonomi pesantren,” katanya saat memberikan sambutan di hadapan para santri.

 

Dijelaskan salah satu tujuan pelatihan tersebut digelar pada hari kemerdekaan diantaranya agar menambah semangat juang dalam belajar teori serta praktik berwirausaha.

 

“Acara pelatihan ini kami persiapkan untuk anak-anak sekalian agar menjadi bekal ketika nanti ketika pulang ke rumah masing-masing. Sehingga dapat diterapkan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam berbisnis,” jelasnya.

 

Kiai Navis berharap nantinya para santri bisa menerapkan ilmu-ilmu yang sudah di pelajari dari pesantren.

 

“Ketika santri sudah pulang ke rumahnya sudah tidak bingung lagi dalam menjalani kehidupan. Mau ngaji, ilmunya sudah punya. Mau berbisnis pun juga bisa karena sudah pernah dipelajari di pesantren, Semoga bermanfaat dan bisa berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” harapnya.

 

Maryatul Qibtiyah, Kepala Biro Kepesantrenan dan Madrasah Diniyah Nurul Huda Surabaya mengungkapkan jika santri harus bersyukur dengan adanya materi tambahan dalam pembelajaran berwirausaha ini.

 

“Harus dimaksimalkan sebaik mungkin karena nanti bisa menambah pengalaman para santri dalam menghadapi masa yang akan datang, Semoga bisa menjadi pengetahuan yang baroah serta bermanfaat,” ungkapnya.

 

Editor: Risma Savhira


Metropolis Terbaru