• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 29 Mei 2022

Metropolis

Ratusan Murid SMK Plus NU Sidoarjo Ikuti Bimbingan Bursa Kerja

Ratusan Murid SMK Plus NU Sidoarjo Ikuti Bimbingan Bursa Kerja
Penyuluhan bimbingan jabatan bursa kerja khusus di SMK Plus NU Sidoarjo. (Foto: Istimewa).
Penyuluhan bimbingan jabatan bursa kerja khusus di SMK Plus NU Sidoarjo. (Foto: Istimewa).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Sebanyak seratus murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Plus NU Sidoarjo mengikuti penyuluhan bimbingan jabatan bursa kerja khusus. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo itu dipusatkan di ruangan SMK Plus NU Sidoarjo, Kamis (17/06/2021).

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Ahmad Zaini. Dalam sambutannya menyampaikan, dalam bimbingan ini dilakukan pembekalan terkait peluang kerja sistem antar kerja dalam jejaring info lowongan kerja.

 

“Baik Antar Kerja Lokal (AKL), Antar Kerja Antar Daerah (AKAD), atau Antar Kerja Antar Negara (AKAN),” tuturnya mewakili Bupati Sidoarjo, H Muhdlor Ali.

 

Pihaknya pun meminta agar lulusan SMK dapat meningkatkan kompetensinya. Hal tersebut penting untuk dapat bersaing di dunia kerja.

 

“Bahkan, saat ini seorang tukang bangunan pun harus memiliki sertifikat kompetensi,” kata Zaini, sapaannya dilansir rri.co.id.

 

Menurutnya, sertifikat kompetensi saat ini menjadi syarat dalam mencari lapangan pekerjaan. Oleh karenanya lulusan SMK Plus NU Sidoarjo diharapkan dapat memiliki kompetensi yang cakap. Agar nantinya dapat terserap di dunia kerja.

 

"Berbekal ijazah yang diterima di sekolah saja tidak cukup, harus diimbangi dengan kompetensinya,” ujarnya.

 

Zaini pun mewanti-wanti, agar Lembaga Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dibentuk sekolah kejuruan diharapkan memiliki data base perihal murid yang telah memasuki dunia kerja.

 

“Berapa jumlah lulusan yang telah diterima di perusahaan atau bahkan yang memiliki usaha sendiri harus ada datanya,” tegas Zaini.

 

Hal tersebut agar program prioritas membuka lapangan kerja baru dari Bupati Sidoarjo dapat terpenuhi. Data tersebut nantinya juga dapat menjadi parameter terwujudnya 100 ribu lapangan kerja baru yang menjadi visi misi Bupati Sidoarjo saat ini.

 

"Ada AKL, AKAD, AKAN, itu peluang-peluang yang bisa dipilih kalau adik-adik masuk dunia kerja, tapi akan lebih baik kalau adik-adik wirausaha sendiri," ucapnya.

 

 

Dikatakan oleh Zaini, peluang usaha di masa pandemi Covid-19 masih terbuka. Fenomena pandemi memunculkan peluang-peluang usaha baru yang tidak kalah prospek dibanding usaha sebelumnya.

 

“Terkadang, peluang usaha yang tadinya tidak terpikirkan, muncul begitu saja saat pandemi,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru