• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 1 Juli 2022

Metropolis

Sejuta Kendaraan Keluar-Masuk Jatim Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2022

Sejuta Kendaraan Keluar-Masuk Jatim Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2022
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Surabaya, NU Online Jatim

Kendaraan yang keluar masuk di Jatim selama arus mudik dan balik lebaran 2022 mencapai sejuta lebih. Kendaraan pemudik ini cenderung menggunakan jalur arteri untuk mudik, sedangkan untuk arus balik memilih menggunakan jalur tol.


Berdasarkan data dari kepolisian, terdapat 1.022.776 kendaraan melakukan mobilitas keluar dan masuk melalui jalan arteri ataupun tol selama Operasi Ketupat 2022 dalam kurun 12 hari, sejak Senin (25/04/2022) hingga Senin (09/05/2022).


Sebanyak 450.372 kendaraan keluar-masuk melalui enam jalur arteri Jatim. Seperti perbatasan Tuban-Jateng, Ngawi-Jateng, Magetan-Jateng, Pacitan-Jateng, dan Ponorogo-Jawa Tengah.


Adapun kendaraan yang masuk melalui jalur arteri, sejumlah 160.311 kendaraan. Lonjakan terjadi pada Sabtu (07/05/2022) yakni 32.663 kendaraan.


Sementara, jumlah kendaraan yang keluar melalui jalur arteri, sejumlah 290.061 kendaraan. Lonjakan terjadi pada Sabtu (07/05/2022) yakni 35.890 kendaraan.


Terdapat 572.404 kendaraan keluar-masuk melalui jalur tol. Sejumlah 296.755 kendaraan di antaranya, terpantau masuk. Lonjakan tertinggi, terjadi pada Rabu (04/05/2022) yakni 28.010 kendaraan.


Sedangkan, sejumlah 275.649 kendaraan sisanya, terpantau keluar. Lonjakan tertinggi, terjadi pada Jumat (06/05/2022) yakni 33.927 kendaraan.


Artinya, terdapat, selisih jumlah kendaraan keluar dan masuk melalui jalan tol, sejumlah 21.106 kendaraan.


"Tapi perbandingannya, tidak jomplang sekali. Hanya paling besar 60-40 persen. Kalau bisa dikatakan 50-45 persen, segitu," kata Direktur Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman dilansir dari surya.co, Rabu (11/05/2022).


Latif mengungkapkan, sejumlah kawasan kabupaten dan kota di Jatim, telah menjadi tempat perantauan masyarakat untuk bekerja dan semacamnya.


"Jadi ini, sifat karakter lalu lintas di Jatim. Karena Surabaya, Malang, ditambah mudik yang di Bali, atau yang keluar Jatim. Surabaya, Malang, Jember, memang sudah menjadi tempat perantauan, kalau dilihat dari arus mudik," katanya.


Masyarakat atau para pengendara, dalam momen mudik tahun ini, dimudahkan dengan lengkapnya infrastruktur pembangunan ruas tol yang telah tersambung dari sisi barat pulau Jawa hingga ke sisi Timur.


Dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang infrastruktur tol seperti rest area yang tersedia di sepanjang ruas tol, menjadikan masyarakat lebih nyaman menikmati perjalanan mudiknya tahun ini.


"Adanya tol yang sudah tersambung dari Jakarta ke Surabaya, betul-betul bisa dinikmati oleh para pemudik, dan beberapa rest area menjadi fasilitas pembantu pemudik untuk lebih nyaman, dan lebih siap melakukan perjalanan yang jauh ini, ini kondisi perjalanan arus mudik," ungkapnya.


Editor:

Metropolis Terbaru