• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Metropolis

Sempat Diminta Pulang Jokowi, Ainun Najib Resmi Masuk Jajaran PBNU

Sempat Diminta Pulang Jokowi, Ainun Najib Resmi Masuk Jajaran PBNU
Tangkapan layar cuitan Ainun Najib di twitter. (Foto: Ist)
Tangkapan layar cuitan Ainun Najib di twitter. (Foto: Ist)

Surabaya, NU Online Jatim

Ainun Najib kini resmi menjadi Wakil Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2022-2027. Praktisi ilmu teknologi itu menjadi pendamping Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yeni Wahid sebagai Ketua BPIS PBNU.


Pengurus BPIS ini resmi dikukuhkan oleh Katib ‘Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori. Pengukuhan ini berlangsung di Aula Institut Agama Islam Cipasung (IAIC), Cipakat, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022) malam.


Masuknya Ainun Najib di kepengurusan PBNU juga dibagikan sendiri melalui akun twitter pribadinya. "Siap mbak @yennywahid," demikian cuit @ainunnajib dikutip, Jumat (25/03/2022).


Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara terang-terangan berharap PBNU bisa membawanya kembali ke Indonesia. Saat ini Ainun Najib berdomisili di Singapura karena pekerjaan. Jokowi meyakini Ainun Najib dapat membantu PBNU dalam menjalankan transformasi digital.


"Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak lagi. Beliau ini kerja di Singapura sudah lama, saya kenal. Ngerjain ini semuanya apa pun bisa. Namanya, [dia] masih muda sekali, Mas Ainun Najib, [warga] NU," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara pengukuhan PBNU masa khidmah 2022-2027 di Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022).


Adapun pengurus BPIS PBNU disahkan melalui surat keputusan Nomor: 46/A.II.04/03/2022 dan ditandatangani oleh Rais ‘Aam KH Miftachul Akhyar, Katib ‘Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf, pada Rabu (23/3/2022). 


Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menjelaskan bahwa Badan Pengembangan Inovasi Strategis dibuat dalam rangka mengundang warga NU brilian yang tersebar di berbagai belahan dunia untuk mencurahkan ide-ide cemerlangnya melalui NU.


Badan ini diharapkan menjadi sentra bagi mereka. Pasalnya, dunia yang berkembang demikian cepat menuntut inovasi dan pengembangan terus-menerus, baik di bidang pendidikan, teknologi, dan sebagainya.


Sebagaimana termaktub dalam Bab V Pasal 19 ayat 1 Anggaran Rumah Tangga NU, Badan Khusus adalah perangkat PBNU yang memiliki struktur secara nasional berfungsi dalam pengelolaan, penyelenggaraan, dan pengembangan kebijakan Nahdlatul Ulama berkaitan dengan bidang tertentu.
 


Adapun Susunan Kepengurusan Badan Pengembangan Inovasi Strategis PBNU masa khidmah 2022-2027 adalah sebagai berikut:


Ketua: Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid
Wakil Ketua: Muhammad Atiqurrohman
Wakil Ketua: Ainun Najib
Sekretaris: Febriadi Pratama
Wakil Sekretaris: M Hasanuddin Wahid


Anggota:
Abdullah Azwar Anas
Dr Abdul Gaffar Karim
Dr Eng Muhammad Kozin, ST., MT
Ali Fahmi Perwira Negara
Bisri Mustofa
Prof Mochammad Hariadi, Ph.D
Dr Rumadi, M.Ag
Muqorrobien Marufi
Dr Ahmad Ataka Awwalur Rizqi
M Qodri, MT
Dr Ibrahim Khalilur Rahman
Tri Mumpuni Wiyatno


Editor:

Metropolis Terbaru