• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Metropolis

Spesial Sambut Hari Santri, Pertalite di Bawean Turun Harga

Spesial Sambut Hari Santri, Pertalite di Bawean Turun Harga
Warga saat mengisi pertalite dengan harga Rp. 8.000. (Foto: NOJ/ Amin)
Warga saat mengisi pertalite dengan harga Rp. 8.000. (Foto: NOJ/ Amin)

Gresik, NU Online Jatim

Ada yang unik menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Sebab, Pertaminu menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite khusus menyambut HSN 2021.

 

Ustadz Syarifuddin, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bawean, berterima kasih kepada pihak manajemen Pertaminu yang telah menurunkan harga Pertalite Rp 1. 500. Dari harga awal Rp 9.500 menjadi Rp 8.000.

 

"Alhamdulillah, kemarin hari Jumat tanggal 1 Oktober 2021 bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, saya bersyukur dan senang sekali mendengar kabar bahwa pihak manajemen Pertaminu memberikan harga spesial Pertalite dalam rangka menyambut hari santri nasional 2021 untuk Nahdliyin di Pulau Aswaja Bawean," katanya, Sabtu (02/10/2021).

 

Menurutnya, hal Ini perlu diapresiasi sebagai bentuk khidmat dan ekspresi cinta kepada Nahdliyin di bidang pelayanan. Yang mana sebelumnya, warga Bawean selalu dihadapkan dengan rutinitas yaitu kelangkaan BBM yang diikuti harganya yang melonjak diluar nalar kepatutan.

 

"Pertaminu bukan milik saya sepenuhnya atau sebagian. Saya juga tidak mempunyai hubungan bisnis apa pun dengan menajemen Pertaminu. Saya juga secara pribadi tidak pernah mendapat keuntungan dalam bentuk apa pun dari Pertaminu, kecuali pernah terselamatkan dari ritual kelangkaan BBM. Dalam kasus ini kita semua pasti diuntungkan," ungkapnya.

 

Pertaminu memang bukan milik PCNU Bawean sepenuhnya atau sebagian. Dan begitu juga PCNU tidak mempunyai saham di manajemen Pertaminu. Namun di Pertaminu PCNU Bawean bermodal berkah, nama, ide dan juga gagasan Nahdliyin.

 

“Walaupun demikian, Pertaminu mempunyai kontribusi yang jelas dan pasti kepada PCNU Bawean yang tertulis hitam di atas putih. Itulah alasannya saya mempunyai fanatisme kepada Pertaminu,” tegas Ustadz Fudin sapaan akrabnya.

 

Menurutnya, selain kata “NU” yang tertera di Pertaminu, tetapi juga karena kontribusinya kepada PCNU Bawean. “Caranya, setiap mengisi BBM, saya pasti memilih Pertalite untuk sepeda motor saya dengan niat menyumbang kepada PCNU Bawean. Walaupun kecil, saya yakin ini berpahala,” ujarnya.

 

Ia mengajak Nahdliyin untuk bisa membantu pengembangan Pertaminu guna menambah kontribusi kepada PCNU Bawean.

 

 

"Dengan ini saya tidak bisa memaksa kepada Nahdliyin Pulau Bawean bersikap seperti saya, paling tidak hanya bisa mengajak. Begitu juga kepada pengurus NU di semua jenjang tingkatan dan level. Sekali lagi, terima kasih dan sukses selalu. Semoga Pertaminu dapat meningkatkan pelayanan, manajemen dan manfaat bagi masyarakat Bawean,” pungkasnya.

 

Penulis: Aminuddin


Editor:

Metropolis Terbaru