• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 14 Agustus 2022

Metropolis

Wakil Ketua LTN PWNU Jatim Jelaskan Makna Islam Moderat

Wakil Ketua LTN PWNU Jatim Jelaskan Makna Islam Moderat
Wasit Mansyur ketika menjelaskan dalam forum madrasah virtual. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)
Wasit Mansyur ketika menjelaskan dalam forum madrasah virtual. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur, Dr Wasid Mansyur menyampaikan materi tentang ‘Muslim Moderat, Tidak Mudah Kagetan’ dalam acara webinar seri yang diselenggarakan oleh Madrasah Virtual Alkimya pada Selasa, (09/11).

 

Dalam acara yang ditayangkan melalui zoom dan youtube ini Wasid mendefinisikan moderat dengan mengutip tokoh Mesir Muhammad Fathi Farj Bayuni dalam tulisannya berjudul al-Wasathiyyah.

 

“Moderasi adalah pikiran atau perilaku yang bergerak dalam dua pucuk nilai agar tidak terhindar dalam kejelekan atau keburukan. Karenanya, sikap berani adalah salah satu contoh moderasi atau tengah-tengah antara nekat yang tercela dan pengecut yang dibenci,” ujar Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

 

Mengurai lebih jauh, Wasid mengutip KH Ahmad Shiddiq Jember yang tertulis dimuat oleh majalah Aula tahun 1980. Di situ Kiai Ahmad Shiddiq mengatakan bahwa akhlak yang baik itu selalu berada dalam dua ujung berlebihan. Dirinya menjelaskan bahwa Islam moderat bukanlah agama baru, melainkan ajaran Islam itu sendiri.

 

“Sama dengan dulu rame-rame Islam Nusantara. Dalam kajian keIslaman seperti Islam di Maroko, Malaysia. Itu sebenarnya upaya untuk menafsirkan Islam,” jelasnya.

 

Dalam analisanya, suksesnya para Walisongo menyebarkan Islam, tidak bisa lepas dari caranya berdakwah yang selalu bergerak moderat sehingga terus memberikan kesejukan dalam dakwah.

 

Tokoh muda NU yang juga merupakan Wakil Ketua GP Ansor Jatim ini mengungkapkan bahwa saat ini sedang ramai diskusi tentang Islam moderat. Bahkan salah satu program Kementerian Agama yang baru adalah menyemarakkan kembali gerakan moderasi Islam diberbagai institusi Kemenag.

 

Ia juga mengingatkan akan bahaya orang yang cenderung mengutamakan akal dalam beragama, karena dalam agama ada unsur-unsur yang tidak bisa dinalar dengan akal.

 

Sebagai tambahan informasi, Madrasah Virtual Alkimya adalah program LTNNU Jatim yang hadir sebagai sarana berdakwah secara virtual dengan program unggulan Madrasah Virtual. Alkimya adalah komunitas virtual Muslim, diinisiasi oleh para ustadz dan kiai muda pesantren yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk mengembangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di internet. 


Metropolis Terbaru