• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Nusiana

KH Anwar Zahid dan Pesan Menyusul Gus Dur

KH Anwar Zahid dan Pesan Menyusul Gus Dur
KH Anwar Zahid menjelaskan dengan jenaka makna kematian. (Foto: NOJ/Adh)
KH Anwar Zahid menjelaskan dengan jenaka makna kematian. (Foto: NOJ/Adh)

Hal yang membedakan KH Anwar Zahid saat menyampaikan ceramah adalah kesesuaian kata. Bahkan itu dilakukan di berbagai tempat dengan kata berbeda. Intonasinya juga dibuat cepat, sehingga sulit ditiru penceramah lain.

 

Seperti yang dilakukan saat ceramah di Desa Suwalan, Jenu, Tuban, Kamis (10/9/2020) lalu.

 

Bahwa banyak yang menginginkan memiliki umur panjang. Tapi tidak berpikir kondisinya akan semakin merepotkan pihak lain. Lengkap guyonan kali ini soal umur panjang dengan akhiran ‘ur’

 

Kakean umur

Tenagane wis uzur

Uban di kepala sudah bertabur

Kulit-kulit sudah pada kendur

Pandangan dan penglihatan mata sudah kabur

Gigi satu persatu mulai gugur

Nek mangan njalok bubur

Gaweane nang tempat tidur

Lumah-lumah nang duwur kasur

Nek turu ngorok senggar-senggur

Katek bolak-balik ngelindur

Diajak ngomong apik-apik wis ngelantur

Ra kuat mlaku nang sumur

Hobine kukur-kukur

Yen ngunu cita-cita terdekat pindah teng alam kubur

Nyusul....... Gus Dur

 

Bila bisa, silakan kalimat di atas ditirukan saat ceramah atau ketika berbincang dengan seseorang. Agar tidak tegang dan tetap hafal, disampaikan saja dengan tenang dan bercanda.

 

Apakah mampu?


Editor:

Nusiana Terbaru