• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Pantura

Awalnya Penikmat, Sekretaris IPNU Lamongan Buka Usaha Kedai Kopi

Awalnya Penikmat, Sekretaris IPNU Lamongan Buka Usaha Kedai Kopi
Achmad Faiz Sultoni, saat melayani pelanggan. (Foto: NOJ/ M Idris Muzakki).
Achmad Faiz Sultoni, saat melayani pelanggan. (Foto: NOJ/ M Idris Muzakki).

Lamongan, NU Online Jatim

Ahmad Faiz Sultoni, awalnya sebatas penikmat kopi. Dari warung ke warung dijelajahi. Lama-lama, Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Lamongan tersebut berinisiatif menggeluti bisnis kedai kopi.

 

Salah satu pertimbangannya, karena kopi tiada henti atau selalu diminati masyarakat dari berbagai kalangan.

 

Faiz bercerita, dirinya semakin yakin dengan keinginannya membuat kedai kopi setelah ada tawaran kontrak lahan dan lokasinya cukup strategis. Berkat dukungan dan bantuan dari orang tua serta teman dekatnya, kedai kopi miliknya akhirnya diluncurkan pada tanggal 10 November 2021 bertepatan peringatan Hari Pahlawan Nasional.

 

Saat itu, pria asal Dusun Lemahbang Desa Soko, Kecamatan Tikung tersebut berpikir untuk memanfaatkan peluang penikmat kopi di daerahnya. “Ngopi sudah menjadi kultur yang akut, seperti halnya kaderisasi, turun temurun pasti ada regenerasi," katanya.

 

Codkopi.id menjadi nama kedai milik Faiz. Lokasinya tepatnya di depan SPBU Tikung. COD merupakan singkatan dari Concrete Organizer Deklalator. Salah satunya dengan memanfaatkan cita rasa kopi.

 

“Kemudian juga menggambarkan tentang nuansa perkopian yang berjiwa solidaritas dan perjuangan, sekaligus mensyiarkan-nya. Dari kedai ini harapannya muncul deklalator gagasan - gagasan pemikiran produktif, inovatif, sehingga dapat dimanfaatkan ke organisasi," ungkapnya kepada NU Online Jatim, Ahad (21/11/2021).

 

Faiz menjelaskan, di kedai kopi miliknya juga akan ada fasilitas nonton bareng dan diskusi publik sebagai salah satu kelebihan pelayanan untuk konsumen.

 

 

“Motivasi saya berbisnis kopi agar bisa menciptakan ruang kebersamaan dalam satu organisasi, menggerakkan bidang perekonomian. Karena selain bergerak di bidang agama dan sosial, bidang perekonomian juga sangat penting, sehingga ada keseimbangan dalam berjuang,” tandasnya.


Editor:

Pantura Terbaru