• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Pantura

Banser dan Denwatser Bojonegoro Menikah, Ketua GP Ansor Pimpin Hasta Pora

Banser dan Denwatser Bojonegoro Menikah, Ketua GP Ansor Pimpin Hasta Pora
Prosesi Hasta Pora saat pernikahan Banser dengan Denwatser di Desa Nguken, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/12/2020). (Foto: NOJ/ M Yazid).
Prosesi Hasta Pora saat pernikahan Banser dengan Denwatser di Desa Nguken, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/12/2020). (Foto: NOJ/ M Yazid).

Bojonegoro, NU Online Jatim

Resepsi pernikahan dua mempelai anggota Banser dan Denwatser di Desa Nguken, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro berbeda dengan prosesi kebiasaan masyarakat umum. Pasalnya, selain berlangsung khidmah, resepsi ini juga dilengkapi dengan Hasta pora para anggota Denwatser.

 

Meski begitu, prosesi kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tampak semua tamu undangan diwajibkan mencuci tangan dan memakai masker untuk mematuhi protokol kesehatan. Ini dilakukan demi mencegah penularan Covid-19.

 

Mempelai pria, Asarul Udin Zauji merupakan anggota Banser dan juga BPH PAC GP Ansor Kedungadem. Sedangkan pengantin perempuan, Selviana Putri adalah anggota Denwatser PAC GP Ansor Padangan.

 

Prosesi ‘besanan’ PAC Ansor Kedungadem dengan PAC Ansor Padangan itu berlangsung di Desa Nguken Kecamatan Padangan, Kamis (17/12/2020).

 

Setidaknya ada 25 personil Denwatser yang menjadi petugas Hasta pora. "Acara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memupuk soliditas anggota Ansor," kata Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, Mohamad Fatkhul Choiri.

 

Menurutnya, acara diawali dengan prosesi ijab qabul yang dilakukan petugas KUA Kecamatan Padangan. Setelah itu dilanjutkan prosesi temu pengantin dengan adat jawa juga dihibur qasidah dari 7 musik. Acara pasrah pengantin didahului dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.

 

"Hasta pora sebagai simbol pehormatan kepada anggota Banser aktif khususnya, sekaligus sebagai wujud kebanggaan dan penghormatan kepada sahabat atau anggota Banser yang akan memasuki kehidupan baru yaitu berumah tangga," ungkap Sahabat Choiri saat sambutan 'pasrah' pengantin pria mewakili keluarga Seno dan Sumilah.

 

Sedangkan Kasatkoryon Banser PAC GP Ansor Kedungadem, Nardi mendoakan kedua mempelai agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah warohmah. "Semoga dengan acara Hasta pora ini semakin memupuk rasa kebersamaan, kesatuan, dan kekompakan anggota Banser di PAC GP Ansor Kedungadem dan Padangan. Sehingga kedepannya semakin solid," harap Nardi, panggilan akrabnya.

 

 

Sementara itu sambutan terima, dari pengantin wanita kekuarga Supriadi dan Sudarti diwakili Ustad Malik. Sekaligus dilanjutkan acara pesan dan barokah d'oa Al-Habib Farid Al Jufri. Namun sebelum Habib Farid berdo'a, meminta kepada kedua pengantin untuk melantunkan lagu Yalal Wathon dan Mars Banser dengan di dampingi para sahabat Banser dan Denwatser.

 

Adapun prosesi upacara penghormatan Hasta pora dipimpin Ja`far Al Mansur, Ketua PAC GP Ansor Padangan. Setelah serangkaian acara selesai, ditutup dengan yel-yel Banser PAC GP Ansor Kedungadem.

 

Editor: Romza
 


Editor:

Pantura Terbaru