• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Parlemen

DPRD Jatim Dukung Yalal Wathan Jadi Lagu Nasional

DPRD Jatim Dukung Yalal Wathan Jadi Lagu Nasional
Tim PWNU Jatim saat diterima Ketua DPRD Jatim, Kusnadi. (Foto: NOJ/A Toriq)
Tim PWNU Jatim saat diterima Ketua DPRD Jatim, Kusnadi. (Foto: NOJ/A Toriq)

Surabaya, NU Online Jatim
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan mengusulkan syiir atau lagu Ya Lal Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah menjadi salah satu lagu nasional koleksi bangsa Indonesia. 


Ini tampak dari langkah PWNU Jatim yang dipimpin KH Soleh Hayat salah satu anggota tim kecil PWNU Jatim yang ditugaskan untuk mengurus lagu Yaa Lal Wathan atau populer dengan sebutan Shubbanul Wathan mendatangi Ketua DPRD Jatim Kusnadi. Hal tersebut guna meminta rekomendasi dukungan agar lagu tersebut menjadi lagu nasional, Rabu (02/03/2022). 


Menurut Kiai Sholet Hayat, bahwa gagasan itu muncul saat PWNU Jatim menggelar Muskerwil di Paiton Probolinggo tahun 2019 silam. 


"Menindaklanjuti hasil Muskerwil itu, kami ajukan lagu Yaa Lal Wathan ke Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM, dan alhamdulillah sudah keluar nomor sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Mbah Wahab Chasbullah," ujar Wakil Katib PWNU Jatim ini. 


Lebih jauh mantan anggota DPRD Jatim tersebut menjelaskan, bahwa persyaratan pengajuan lagu Yaa Lal Wathan menjadi lagu nasional cukup banyak. Di antaranya adalah mendapat rekomendasi dari DPRD Jatim, Gubernur Jatim dan PBNU. 


"Alhamdulillah surat rekomendasi dari ketua DPRD Jatim Pak Kusnadi sudah kita dapatkan. Sementara dari Gubernur Khofifah dan Ketua PBNU masih dalam proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah semua rekomendasinya komplit," harapnya. 


Setelah rekomendasi itu komplit, surat pengajuan itu lanjutnya akan diajukan ke Presiden RI Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara. Tim kecil yang beranggotakan Prof Muzakki, Makruf Syah, Moh Qodri, KH Fahrur Rozi dan KH Soleh Hayat nantinya akan ke Jakarta untuk mengajukan surat tersebut.       


"Kami optimis pengajuan itu akan disetujui, sebab Presiden Jokowi dalam satu kesempatan saat kunjungan ke Kaltim pernah menyinggung bahwa jasa NU sangat besar bagi bangsa Indonesia. Salah satunya NU memiliki lagu mars yang isinya hubbul wathan minal iman atau cinta Tanah Air itu sebagian dari iman," ungkapnya. 


Sementara itu, Ketua DPRD Jatim Kusnadi menyatakan dukungan penuh gagasan syiir Yaa Lal Wathan menjadi lagu nasional. Pasalnya, lagu kebanggaan warga NU ini memiliki makna yang dalam baik semangat nasionalisme maupun spiritual. 


"Dokumen yang menyertai permohonan tersebut juga sudah layak. Ada hak cipta lagu dari Kemenkum HAM dan mayoritas warga Jatim juga berharap. Saya sebagai Ketua DPRD Jatim yang notabene adalah wakil rakyat tentu wajib merekomendasi dan mendukung lagu Yaa Lal Wathan  menjadi lagu nasional," jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim. 


Diakui Kusnadi, syiir lagu yang diciptakan salah satu pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah ini cukup kental dengan semangat kebangsaan Indonesia. Apalagi lagu ini karya warga Jatim sehingga akan menjadi kebanggaan Jatim bisa memberikan sumbangsih yang tak ternilai bagi bangsa Indonesia. 


"Semangat yang digelorakan dalam syair lagu ini sangat identik untuk persatuan dan kesatuan. Semangatnya sangat pas untuk kondisi bangsa dalam kesatuan NKRI. Saya sangat mendukung lagu ini menjadi lagu Nasional," pungkasnya.
 


Editor:

Parlemen Terbaru