• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Parlemen

Ikut Mengetuk Pintu Langit, Bonek Bershalawat Hadiri Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia

Ikut Mengetuk Pintu Langit, Bonek Bershalawat Hadiri Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia
Anggota boner bershalawat. (Foto: NOJ/Totok)
Anggota boner bershalawat. (Foto: NOJ/Totok)

Surabaya, NU Online Jatim

Ratusan undangan acara doa bersama ulama dan habaib untuk perdamaian dunia serta Halal Bihalal bersama Gus Muhaimin sudah mulai memadati ruang acara. 

 

Terlihat para ulama dan habaib duduk rapi di bawah layar monitor berukuran besar. Anggota DPR dan DPRD dari F-PKB se Jawa Timur pun turut memenuhi kursi kosong yang sudah disediakan panitia. 

 

Yang menarik, selain hadirnya para ulama dan habaib, ratusan Bonek Bershalawat juga hadir menghiasi lokasi acara. Layaknya Bonek yang duduk di tribun lapangan sepak bola, Bonek Bershalawat juga membawa serta bas dram dan juga mulai ditabuhkan. 

 

Salah satu anggota Bonek Bershalawat, Zainal mengatakan, pihaknya sengaja hadir dalam acara tersebut karena ingin juga menyumbangkan doa untuk perdamaian dunia. 

 

"Oleh karena itu kita hadir disini. Ingin bersama para ulama dan habaib turut berdoa mengetuk pintu langit agar dijauhkan dari konflik," kata Zainal. 

 

Seperti diketahui, digelarnya acara tersebut salah satunya adalah untuk memanjatkan doa bersama sebagai respon atas kondisi krisis perdamaian yang terjadi pada dunia saat ini. 

 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan, bahwa dunia saat ini sedang dilanda berbagai permasalahan. Sehingga harus menjadi bahasan fokus bersama untuk segera diselesaikan.

 

"Konflik Rusia dan Ukraina ini kalau tidak segera diselesaikan bisa berdampak serius pada Dunia. Imbasnya luar biasa. Saat ini saja ribuan warga Ukraina terpaksa mengungsi ke Eropa dan menjadi Homeless. Ini menjadi persoalan dunia yang harus segera diselesaikan,” kata Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar.

 

Selanjutnya, Gus Muhaimin turut memberikan sorotan atas konflik yang menimpa etnis minoritas Rohingya yang ada di Myanmar.

 

"Mereka adalah saudara-saudara kita juga. Bagaimana etnis minoritas Rohingya di Myanmar mengalami penderitaan akibat konflik berkepanjangan,” ungkapnya.

 

Gus Muhaimin berpesan bahwa Indonesia harus terlibat aktif dalam berbagai upaya untuk mewujudkan perdamaian dunia. Sebab, hal ini merupakan cita-cita kemerdekaan dan tujuan politik luar negeri Indonesia. 

 

"Dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, disebutkan bahwa bangsa ini harus bisa melaksanakan ketertiban dunia yang berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” pungkas Gus Muhaimin.


Parlemen Terbaru