• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 23 Januari 2022

Pemerintahan

Lagi, Bupati Bangkalan Serahkan ATM Insentif Guru Madin

Lagi, Bupati Bangkalan Serahkan ATM Insentif Guru Madin
Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyerahkan ATM insentif guru madin dan ngaji. (Foto: Humas Pemkab Bangkalan)
Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyerahkan ATM insentif guru madin dan ngaji. (Foto: Humas Pemkab Bangkalan)

Bangkalan, NU Online Jatim

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron secara maraton kembali menyerahkan langsung secara simbolis kartu ATM bantuan insentif guru Madrasah Diniyah (madin) dan guru ngaji. Kali ini bantuan diserahkan di Kecamatan Klampis dan Sepulu, Rabu (1/12/2021).

 

Sebanyak 1,028 penerima di dua kecamatan ini. Penyerahan dilaksanakan di Balai Desa Tobaddung, Klampis sebanyak 627 dan di Pendopo Kecamatan Sepulu sebanyak 401.

 

Dalam sambutannya, bupati mengatakan, pemberian insentif bagi para guru madin dan ggaji itu diharapkan bisa berkelanjutan dan meningkat dalam jumlah yang diberikan.

 

“Saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan baru bisa memberikan segitu. Jika dilihat jumlah nominalnya memang sangat jauh dari kata cukup,” kata Bupati Ra Latif.

 

Bupati juga mengatakan dimasa pandemi Covid-19 program pemberian insentif pada guru ngaji dan madin ini masih bisa dipertahankan oleh Pemkab Bangkalan sehingga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial dampak pandemi Covid-19. 

 

"Setiap bulannya para guru ngaji dan madin menerima sebesar Rp200 ribu dan diserahkan setiap tiga bulan sekali sebesar Rp600 ribu," jelasnya. 

 

Bupati berharap para guru madin dan ngaji tetap menjalankan tugas dengan ikhlas. Ke depannya, lanjut bupati, akan diupayakan agar insentif dapat terus diberikan.

 

“Mudah-mudahan kedepan bisa terus kita anggarkan,” pungkas Bupati Ra Latif. (yus/igo)

 

Editor: Nur Faishal

 

 


Pemerintahan Terbaru