• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Pemerintahan

Pada Pembekalan Kepala Desa, Bupati Pamekasan Tekankan Kebersamaan

Pada Pembekalan Kepala Desa, Bupati Pamekasan Tekankan Kebersamaan
Bupati Pamekasan di hadapan kepala desa. (Foto: NOJ/DSm)
Bupati Pamekasan di hadapan kepala desa. (Foto: NOJ/DSm)

Pamekasan, NU Online Jatim
Bupati Pamekasan menegaskan bahwa menjadi pemimpin harus lapang dada dan mempunyai ‘telinga besar’. Hal itu penting agar mampu menghadapi persoalan di tengah masyarakat.


Hal itu disampaikan bupati saat memberikan pembekalan dan pembinaan kepada kepala desa terpilih di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (14/06/2022).


Menurutnya, kepala desa merupakan pemimpin yang bersentuhan langsung dengan masyarakat atas segenap dinamika dan persoalan yang harus dihadapinya.


Karenanya, tidak semua masyarakat akan mengapresiasi kerja keras serta usaha yang dilakukan untuk kepentingan mereka, bahkan justru mereka menyalahkan.


“Kita harus melakukan langkah yang bijaksana untuk bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat, dengan kultur politik, ekonomi, yang semuanya ada di situ,” jelasnya.


Dia menambahkan, Pemkab Pamekasan fokus pembangunannya dari tingkat desa dengan strategi desa tematik. Oleh karena itu, musyawarah antar semua pihak dalam upaya membangun desa menjadi keniscayaan yang harus dilakukan oleh kepala desa.


“Ayo kita bekerja sama melayani masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing. Kira-kira apa yang harus kita lakukan, fokus di desa ini,” imbuhnya.


Bupati muda itu juga menyampaikan, pemerintah desa harus bersinergi untuk mewujudkan lima program prioritas yang diusung selama kepemimpinannya, karena semua itu akan bermuara untuk kepentingan rakyat.


Ajunan fokus, misalnya warga yang tidak tercover dalam BPJS. APBDes anggarkan di situ, kemudian komunikasi dengan pemkab, ada rumah tidak layak huni yang perlu segera dibangun, baru kita dorong untuk mendapatkannya,” jelas dia.


Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melanjutkan, kerja sama dan sinergi antara pemkab dan pemdes harus dilakukan untuk mewujudkan keberlangsungan pembangunan di daerahnya dengan spirit Pamekasan Hebat, rajja, bajra tor parjuga.


“Kolaborasi seperti itu penting kita kuatkan diantara kita, dalam mengelola pemerintahan ini kita satu, tidak ada yang lebih mulia dan terhormat diantara kita. Karena hanya ingin melayani masyarakat di desa kita masing-masing,”  ungkap dia.


Kebijaksanaan pemimpin itu penting dalam membuat sebuah keputusan untuk kepentingan masyarakat. Artinya, keputusan yang diambil berdasarkan kepentingan masyarakat dari beberapa sudut pandang yang telah dirumuskan bersama.


“Misalnya, jalan rusak ke daerah itu harus segera diperbaiki karena pendukung, itu satu sudut pandang politik. Jalan ke daerah ini juga harus segera diperbaiki karena lokasi pertanian, ini sudut pandang ekonomi. Tinggal dipilih, lebih berat ke sektor ekonomi atau politik, itu kemudian yang disebut kebijaksanaan pemimpin,” pungkasnya.


Hadir langsung dalam pembekalan tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Wakil Bupati, Fattah Jasin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta camat dari 13 kecamatan.


Editor:

Pemerintahan Terbaru