• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 20 April 2024

Pemerintahan

Presiden Jokowi Resmikan TPA Supit Urang, Ini Pesan Pj Wali Kota Malang

Presiden Jokowi Resmikan TPA Supit Urang, Ini Pesan Pj Wali Kota Malang
Presiden Jokowi saat meresmikan TPA Supit Urang Kota Malang, Kamis (14/12/2023). (Foto: NOJ/ Istimewa)
Presiden Jokowi saat meresmikan TPA Supit Urang Kota Malang, Kamis (14/12/2023). (Foto: NOJ/ Istimewa)

Malang, NU Online Jatim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan 3 Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Jawa Timur. Salah satunya ialah TPA Supit Urang Kota Malang, Kamis (14/12/2023). Diwaktu yang sama, ia juga meresmikan TPA Jabon Sidoarjo dan TPA Banjardowo Jombang melalui teleconference.

 

Presiden Jokowi mengatakan, sampah adalah masalah besar yang perlu ditangani secara menyeluruh. Oleh karena itu, TPA Supit Urang yang memiliki sistem operasional modern dan kapasitas tampung yang besar diharapkan dapat menangani semua masalah sampah.

 

“Permasalahan sampah adalah permasalahan yang sangat serius. Apabila tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan masalah, baik masalah sosial dan masalah Kesehatan. Bahkan dapat menimbulkan bencana seperti pencemaran lingkungan dan banjir,” kata Jokowi.

 

Karenanya, lanjut Presiden Jokowi, perlu tempat pembuangan akhir yang ditata dengan baik, fasilitas dan teknologi yang modern serta sistem pengelolaan dan manajemen yang baik.

 

“Dengan diresmikannya TPA Supit Urang yang mempunyai fasilitas lengkap dan sistem operasional yang modern serta mempunyai daya tampung sebesar 450 ton per hari, harapannya dapat menjawab segala permasalahan yang ada,” jelasnya.

 

Merespons hal itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku sependapat dengan Presiden RI Joko Widodo. Menurutnya, penanganan sampah menjadi problematika kehidupan perkotaan yang butuh penanganan khusus. Ia tidak menampik bahwa penanganan sampah mempunyai tingkat kesulitan tersendiri.

 

“Saya sependapat dengan yang disampaikan Bapak Presiden, sampah ini memang jadi masalah serius di semua kota, termasuk Kota Malang. Keluaran sampah per hari dari masyarakat baik dari rumah tangga, perkantoran, ini jumlahnya sangat luar biasa. Inilah kesulitan yang dihadapi dalam penanganan sampah ini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya usai mendampingi kunjungan Presiden RI.

 

“Saya sangat bersyukur dengan adanya TPA Supit Urang ini. Kondisi sekarang Kota Malang sangat membutuhkan tempat yang punya daya tampung sampah yang besar. Ini tentu bisa diharapkan dari keberadaan TPA ini sekaligus karena penataan sistem yang sudah modern,” imbuh Wahyu.

 

Dirinya menyebutkan, dengan diresmikannya TPA Supit Urang oleh Presiden RI, diharapkan ke depan ada target khusus yang diberikan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang serta pengelola TPA Supit Urang. Wahyu berharap dengan perkembangan dan fasilitas yang dimiliki TPA Supit Urang dapat menjadi role model tata kelola sampah secara modern di Indonesia.

 

“Satu kebanggaan tentu, fasilitas yang kita punya, diresmikan secara langsung oleh Bapak Presiden. Dan harus ada peningkatan, harus ada target, karena ini juga menjawab apa yang sudah disampaikan Bapak Presiden,” terangnya.

 

Sebagai informasi dalam aganda peresmian 3 TPA di Jawa Timur ini tampak hadir di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa, Pj Bupati Jombang Sugiat, dan Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi.


Pemerintahan Terbaru