• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Pendidikan

BEM Unisma Tanamkan Pendidikan Anti Korupsi dan Nilai Aswaja pada Santri TPQ

BEM Unisma Tanamkan Pendidikan Anti Korupsi dan Nilai Aswaja pada Santri TPQ
Kegiatan Eksekutif Muda Membangun Desa hari kedua. (Foto: NOJ/Humas)
Kegiatan Eksekutif Muda Membangun Desa hari kedua. (Foto: NOJ/Humas)

Malang, NU Online Jatim

Hari kedua kegiatan Eksekutif Muda Membangun Desa oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Malang (Unisma) digelar pada Sabtu, 31/10/2020. Kali ini telah berlangsung acara sosialisasi pendidikan anti korupsi dan penanaman nilai-nilai ahlussunah wal jamaah (aswaja). Kegiatan ini diawali dengan shalat maghrib berjamaah, lalu membaca al-Qur’an selama sepuluh menit. Kegiatan ini bertempat di Taman Pendidikan al-Qur'an (TPQ) Wonorejo dengan diikuti oleh sejumlah santri yang sebagian besar menempuh pendidikan di tingkat dasar.

 

Ririn Alfiatu Rohimah bertugas memandu acara dengan Diyaul Hakki sebagai pembicara pendidikan anti korupsi dan Dimas Fathur menjadi narasumber pada sesi penanaman nilai-nilai aswaja. Diyaul Hakki menyampaikan bahwa perilaku anti korupsi harus diajarkan sejak dini.

 

“Memang tujuan dari kegiatan Kementerian Sosial, Politik, Hukum, dan HAM ini untuk menanamkan pendidikan anti korupsi dan nilai-nilai aswaja sejak dini,” ungkap Deky sapaan akrabnya.

 

Lebih lanjut, Deky menjelaskan tentang sembilan nilai anti korupsi yang harus diketahui para santri TPQ yang mengikuti acara tersebut.

 

“Jadi, sembilan nilai yang harus diingat itu adalah, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, kemandirian, keberanian, dan keadilan,” lanjutnya.

 

Deky juga memberikan apresiasi sebuah tas dan buku anti korupsi hasil donasi dari KPK RI kepada santri TPQ yang menjawab pertanyaannya dengan benar.

 

Di sesi kedua dilanjutkan dengan penyampaian nilai-nilai aswaja oleh Dimas Fathur. Ia menanamkan pengertian aswaja secara umum, bahwa ajaran aswaja ini merupakan ajaran yang sanadnya langsung pada nabi Muhammad SAW.

 

“Lima karakter aswaja itu, tawasuth, tawazun, i’tidal, tasamuh, dan amar ma’ruf nahi mungkar,” terang Dimas.

 

Setelah kegiatan sosialisasi selesai, BEM Unisma membagikan hadiah berupa tas totebag, tas kecil, buku anti korupsi, dan buku aswaja. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan poster tentang pendidikan anti korupsi dan nilai nilai Aswaja. Kegiatan ini diakhiri dengan shalat Isya’ berjamaah dan doa bersama santri TPQ Wonorejo.

 

 

Editor : Risma Svahira


Pendidikan Terbaru