• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pendidikan

Cegah Stunting, Hima Wirdhan Unusa Gelar Pelatihan Mpasi

Cegah Stunting, Hima Wirdhan Unusa Gelar Pelatihan Mpasi
Hima Wirdhan Unusa gelar pelatihan Mpasi. (Foto: NOJ/Humas)
Hima Wirdhan Unusa gelar pelatihan Mpasi. (Foto: NOJ/Humas)

Surabaya, NU Online Jatim
Himpunan Mahasiswa (Hima) Wirdhan dari Prodi D3 Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar pelatihan membuat Makanan Pengganti ASI (Mpasi) sebagai salah satu mencegah terjadinya stunting yang terjadi di wilayah Wonokromo, Surabaya.


Dalam pelatihan ini, tema bertajuk ‘Pengolahan Mpasi Rumahan untuk Tumbuh Kembang Anak yang Optimal’ merupakan tindak lanjut dari Hima Wirdhan lolos dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) yang digelar Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Dikti.


Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK), Khamida , S.Kep.Ns., M.Kep. mengatakan,  banyak dari ibu mampu memilih makan-makanan yang sehat, akan tetapi tidak tahu cara pengolahan makanan tersebut menjadi Mpasi rumahan yang sehat.


“Sehingga pada pelatihan kali ini ahli gizi dari Unusa Anugra Linda Mutiara S.Gz., M.Kes langsung mengajari cara membuat Mpasi rumahan sesuai dengan tekstur usia anak. Melaui pelatihan ini, ibu-ibu bisa memberikan Mpasi yang sehat bagi anak mereka, karena bisa memilih sendiri bahan makanan yang baik untuk anak mereka,” katanya.


Dijelaskan, cara membuat Mpasi rumahan dengan bahan tidak harus mahal, tapi justru menggunakkan bahan makanan yang sering di makan dan ada di rumah. Selain itu juga beberapa alat yang disiapkan agar mempermudah dan membantu para ibu yang bekerja dalam membuat Mpasi rumahan dengan cepat dan mudah untuk buah hatinya, yaitu dengan alat slow cooker dan food prosessor atau cooper.


“Sehingga dengan alat ini bisa membantu para ibu dalam mempersiapkan Mpasi bagi anak mereka,” jelasnya.


Sementara Dosen Kebidanan Unusa, Esty Puji Rahayu, SST., M.Kes menambahkan kepada para kader mengenai pedoman pemberian makan pada anak. Salah satu anggota P2MD juga memperkenalkan kepada para kader tentang kegiatan P2MD dengan program Gerai Makanan Pendamping ASI (GARASI) sebagai upaya menurunkan stunting di Kelurahan Wonokromo.


“Dengan gerai Mpasi ini bisa membantu anak-anak mengatasi masalah stunting yang terjadi di kawasan tersebut. Sehingga dengan Mpasi yang sehat itu maka perkembangan makan anak bisa dipantau langsung oleh ahlinya,” pungkasnya.


Acara dihadiri sebanyak 33 peserta yang terdiri dari Dekan FKK, Kaprodi D3 Kebidanan, 24 kader dari setiap RW di Wonokromo, Perwakilan dari kelurahan dan Kepala Puskesmas, kelurahan siaga Wonokromo, Ketua PKK Wonokromo dan Bidan Kelurahan Wonokromo.


Pendidikan Terbaru