• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pendidikan

Mahasiswa FKIP Unusa Gelar Festival Seni Mahasiswa 2022

Mahasiswa FKIP Unusa Gelar Festival Seni Mahasiswa 2022
Mahasiswa FKIP Unusa gelar Festival Seni Mahasiswa 2022. (Foto: NOJ/Humas)
Mahasiswa FKIP Unusa gelar Festival Seni Mahasiswa 2022. (Foto: NOJ/Humas)

Surabaya, NU Online Jatim
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar Festival Seni Mahasiswa 2022. Kegiatan ini merupakan output dari mata kuliah kesenian yang ada di Unusa. Total ada 174 mahasiswa FKIP turut serta dalam kegiatan yang digelar di pusat perbelanjaan Royal Plasa, Surabaya, Kamis (28/07/2022).


Wakil Rektor I Unusa, Prof. Kacung Marijan mengatakan, mengajar merupakan salah satu komponen dari kompetensi-kompetensi guru. Guru dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik untuk mengajar peserta didik. Dalam implementasinya, guru memiliki peran penting dalam upaya menanamkan pengetahuan kepada siswa dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif.


"Mengajar adalah seni karena butuh keterampilan, waktu dan kesabaran. Seni ini yang dibutuhkan guru untuk menentukan kapan harus memotivasi, memberi konsekuensi, membantu dan kapan untuk mundur (hanya memperhatikan dari jauh)," katanya.


Menurutnya, kegiatan Festival Seni Mahasiswa 2022 ini sangat penting bagi seorang guru, karena dengan begitu, ketika para mahasiswa lulus dan menjadi seorang guru, mereka banyak memiliki wawasan, khususnya keterampilan dalam bidang seni.


"Seni dapat menciptakan situasi di dalam ruang kelas lebih bermakna dan hidup aktivitasnya. Bagi seorang guru wajib memiliki jiwa seni, terlebih seni dalam mengajar," terangnya.


Dalam kesempatan yang sama, Dekan FKIP Unusa, Dr. Mohammad Thamrin Hidayat, M.Si., menuturkan, kegiatan ini merupakan output dari mata kuliah kesenian yang ada di FKIP Unusa. Para mahasiswa menampilkan hasil karya seninya, selain itu pentingnya pendidikan seni bagi para calon guru.


“Nilai penting seni dalam proses pendidikan anak harus diketahui oleh para guru sebagai pijakan untuk pengembangan bakat dan kecerdasan anak didik, di luar kecerdasan intelektual dan akademik,” paparnya.


Dijelaskan, seni dapat membantu meningkatkan keterampilan psikomotorik anak. Seni juga mengasah dan membina imajinasi anak, kreativitas serta cita rasa estetik anak. Bahkan seni juga memberi sumbangan pada perkembangan kepribadian anak.


“Kami bertekad lulusan FKIP Unusa tidak hanya pandai mendidik kecerdasan intelektual, tapi juga kreativitas dan kepribadian melalui karya seni yang berbasis budaya dan kearifan lokal,” ungkapnya.


Dirinya menegaskan, acara ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa FKIP dengan wawasan dan kreativitas seni. Terlebih Jawa Timur ini, kaya akan seni dan budaya khususnya tari-tarian. Total ada 16 penampilan yang terdiri atas Seni Tari, Seni Musik, dan Seni Drama.


Salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini, Rohmatun Nashirin mengungkapkan rasa senang dapat mengikuti kegiatan Festival Seni Mahasiswa ini. Karena melalui kegiatan tersebut, ia bisa mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang telah diterima ketika mengikuti perkuliahan di dalam kelas.


"Saya dapat mengimplementasikan konsep dan pengetahuan tentang seni. Acara ini juga betul-betul mengasah potensi dalam diri saya dan membuat kami semua semakin termotivasi untuk mengembangkan diri, khususnya dalam bidang seni," pungkas Mahasiswa S1 PGSD angkatan 2020 ini.


Pendidikan Terbaru