• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Pendidikan

FEB Unisma Gandeng Mahasiswa Asing berikan Stimulus Entrepreneur Muda

FEB Unisma Gandeng Mahasiswa Asing berikan Stimulus Entrepreneur Muda
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi saat memberikan sambutan. (Foto: NOJ/Dokumen Unisma)
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi saat memberikan sambutan. (Foto: NOJ/Dokumen Unisma)

Malang, NU Online Jatim
Program Sustainability Entrepreneurship yang diinisiasi oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) bertajuk program internship bagi mahasiswa Tarlac Agricultural University (TAU) Philippines guna memberikan stimulus kepada entrepreneur muda.

 

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi mengatakan, sengaja mengundang pelaku bisnis UKM batik yang menjadi produk unggulan Kota Malang, karena produknya mampu bersaing di beberapa negara seperti Filipina, Malaysia, Korea, Jepang, Thailand, dan lain-lain.

 

"Kegiatan ini untuk memberikan stimulus dan motivasi bagi calon wirausaha muda agar mampu mengembangkan bisnis di negaranya," katanya yang diikuti peserta mahasiswa Inbound Mobility dari Fakultas Science TAU Philippines secara hybrid, Jumat (08/04/2022).

 

Menurutnya, mahasiswa Philipines lumayan tertarik mengikuti program yang ditawarkan oleh FEB Unisma pada semester genap tahun akademik 2021. AlhasilĀ  beberapa kegiatan dikembangkan untuk menciptakan entrepreneur yang handal di kawasan Asia Tenggara.

 

"Salah satu kegiatan yang digelar bagi mereka adalah Entrepreneur talk mengangkat tema 'Transforming Dreams Into Reality'. Kolaborasi dengan pelaku bisnis merupakan suatu tuntutan dalam era internasionalisasi saat ini," ungkapnya.

 

Disampaikannya, program magang diperuntukkan FEB Unisma dengan TAU sebagai sarana melihat tumbuh kembangnya wirausahawan muda. Dimana output dari program adalah mampu menciptakan karya inovatif untuk meningkatkan pendapatan negara.

 

"Semakin banyak wirausahawan yang dimiliki suatu negara, secara tidak langsung semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut," paparnya.

 

Pemateri yang mengisi dalam acara tersebut adalah pemilik batik Antique Malang serta Guru Besar FEB Unisma bidang entrepreneurship, Prof Dr Nurhayati. Dalam paparannya, ia menjelaskan Indonesia masih memiliki peluang kewirausahaan dikancah internasional jika memang dilakukan secara serius.

 

"Dengan keseriusan antara stakeholder kalangan muda milenial, baik dari pemerintah, pelaku UMKM, BUMN serta perguruan tinggi melalui program MBKM dan menjalankan tridarma perguruan tinggi akan lebih mudah," tutupnya.


Pendidikan Terbaru