• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 April 2024

Pendidikan

Gelar Konferensi Internasional, Unisma Berharap Lakukan Penelitian Bersama 

Gelar Konferensi Internasional, Unisma Berharap Lakukan Penelitian Bersama 
Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri membuka The Second Internasional Converence on Multidisciplinary Sciences for Humanity in The Era of Society 5.0 at University of Islam Malang, Jum'at (16/12/2022). (NOJ/Moch. Miftachur Rizki)
Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri membuka The Second Internasional Converence on Multidisciplinary Sciences for Humanity in The Era of Society 5.0 at University of Islam Malang, Jum'at (16/12/2022). (NOJ/Moch. Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim 
Rektor Universitas Islam Malang, Prof Dr Maskuri secara resmi membuka The Second Internasional Converence on Multidisciplinary Sciences for Humanity in The Era of Society 5.0 at University of Islam Malang, Jumat (16/12/2022). Konferensi internasional selama dua hari ini digelar secara hybrid yang melibatkan dosen, mahasiswa, hingga praktisi dari perguruan dalam maupun luar negeri.


"Internasional converence ini kita melakukan sebuah kajian tentang multidisiplin ilmu terkait dengan persoalan-persoalan ilmu agama, pendidikan, engineering, kesehatan, budaya, ekonomi, sosial, hukum, dan lain sebagainya," katanya.


Ia juga menjelaskan di dalam international converence yang terselenggara, permasalahan global dari berbagai perspektif itu dikupas dan dikelompokkan dalam tiga tema besar pembahasan. Yaitu ilmu pendidikan dan agama, ilmu sosial, serta ilmu sains dan teknologi. 


“Konferensi ini diikuti oleh utusan berbagai negara mulai dari Malaysia, Brunei Darussalam, Austria, Australia, United States Amerika, Filipina, Taiwan, Palestine, Saudi Arabia, Sudan, Rusia, Yaman, Thailand, Korea Selatan, Timor Leste, hingga Uzbekistan," jelasnya.


Prof Maskuri juga menjelaskan konferensi internasional dikemas menjadi dua sesi seperti halnya plenary session dan parallel session


"Jadi, plenary itu kita mengambil tokoh-tokoh nasional dan internasional yang akan menyampaikan tentang pemikiran-pemikiran besarnya. Setelah plenary masuk ke paralel, yang kemudian langsung masuk spesifik pada hasil-hasil riset yang dilakukan masing-masing penyaji," ungkap dia.


Rektor Unisma juga berharap konferensi internasional lintas negara ini dapat meningkatkan kemampuan sivitas akademika dalam memahami ilmu pengetahuan sesuai disiplin ilmu masing-masing.


Justru ilmu dari para peserta akan semakin berkembang karena menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan sesuai dengan kajian masing-masing.


“Outputnya penelitian bersama, ini nanti akan jadi prociding bertaraf internasional, juga mengarah ke jurnal internasional atau scopus," terangnya.


Prof Maskuri juga memaparkan bahwa sampai saat ini sudah terdapat ratusan jurnal internasional yang terindeks di Scopus hasil karya sivitas akademika Unisma.


"Bahkan milik saya barusan masuk ke Q1 (Quartile 1), satu minggu yang lalu. Tahun 2023 targetnya tentu ratusan jurnal yang terindeks internasional juga," tutupnya.


Editor:

Pendidikan Terbaru