• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 14 April 2024

Pendidikan

Penghargaan Responsif Gender Nasional Diraih IAI Tabah Lamongan

Penghargaan Responsif Gender Nasional Diraih IAI Tabah Lamongan
Penerimaan penghargaan sebagai perguruan tinggi responsif gender. (Foto: Istimewa)
Penerimaan penghargaan sebagai perguruan tinggi responsif gender. (Foto: Istimewa)

Lamongan, NU Online Jatim

IAI Tabah Lamongan berhasil meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi responsif gender.  Penghargaan ini diraih saat IAI Tabah Lamongan mengikuti Konferensi Pusat Study Gender dan Anak (PSGA) Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II yang dilaksanakan di Auditorium Gedung Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang, Selasa – Kamis (15-17/11/2022).


“Alhamdulillah kampus IAI Tabah berpartisipasi dalam kegiatan Konferensi PSGA Pra KUPI 2022 yang dilaksanakan di Auditorium Gedung Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang,” kata Alimul Muniroh, Rektor IAI Tabah dalam keterangan tertulisnya kepada NU Online Jatim, Rabu (16/11/2022).


Ia menyampaikan, IAI Tabah sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang lolos menjadi nominasi dalam kegiatan ini.


“Kami mendapatkan dua penghargaan. Pertama, penghargaan implementasi perguruan tinggi responsif gender kategori utama. Kedua, perguruan tinggi responsif gender kategori Budaya NIR kekerasan seksual dalam bidang penanganan terbaik,” jelas Alimul Muniroh.


Menurutnya, apresiasi dari Kementerian Agama RI ini menjadi pemantik bagi IAI Tabah agar senantiasa komitmen menjadi kampus yang mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.


“Ini juga merupakan bagian dari proses panjang yang sudah dilakukan sejak tahun 2020, yang diawali dengan reformasi struktur kelembagaan Kampus berbasis kesetaraan gender. Hasil ini adalah salah satu bentuk komitmen IAI Tabah dalam implementasi Empowering The Society,” papar Alimul Muniroh.


Sementara itu, Dini Amalia, Ketua Lembaga PSGA IAI Tabah menyampaikan bahwa dengan hasil dari kegiatan ini pihaknya akan terus berbenah untuk menjadi lembaga yang lebih baik. “Khususnya dalam pengkajian, pendampingan, dan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Muhammad Ali Ramdani, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI mengatakan bahwa kegiatan konferensi diikuti oleh PSGA se-Indonesia dengan melalui beberapa tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, tahap presentasi, dan wawancara.


“Harapan kita dengan kegiatan ini akan dirumuskan bersama, pemetaan masalah, investigasi untuk menyelesaikan problem terkait penanganan serta pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan,” katanya.


Adapun pemberian penghargaan dihadiri oleh Muhammad Ali Ramdani (Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI), Eni Retno Yaqut (Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemenag), Farihah Nizal Ali (Ketua DWP Kemenag RI), Wakil DWP Kemeng RI, dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan.


Sedangkan juri dalam kegiatan ini yaitu Prof Dr Mufidah, CH, M Ag, KH Husen Muhammad, Hilda Ali Ramdani, Elfa Murdiana Asy'ari, SH M Hum, dan Nurhayati Aida.


Penulis: MK Fatih


Editor:

Pendidikan Terbaru