• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Pendidikan

RSI Unisma Berikan Tips Cara Mengatasi Stress pada Remaja

RSI Unisma Berikan Tips Cara Mengatasi Stress pada Remaja
RSI Unisma berikan tips cara mengatasi stress pada remaja. (Foto: NOJ/humas)
RSI Unisma berikan tips cara mengatasi stress pada remaja. (Foto: NOJ/humas)

Malang, NU Online Jatim
Stress pada remaja sering terjadi saat pubertas diantaranya perubahan hubungan dengan teman sebaya, tuntutan sekolah baru, masalah keamanan di lingkungan mereka.


Cara remaja mengatasi stress dapat memiliki konsekuensi penting terhadap perkembangan kesehatan fisik dan emosional. Kesulitan dalam menangani stres dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi, penyalahgunaan zat dan masalah kesehatan mental lainnya.


Pengertian Stress
Stres adalah reaksi seseorang baik secara fisik maupun emosional (mental/psikis) apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri. Stres adalah bagian alami dan penting dari kehidupan, tetapi apabila berat dan berlangsung lama dapat merusak kesehatan kita. Remaja bereaksi terhadap stres dengan cara yang berbeda-beda. Meskipun stres dapat membantu menjadi lebih waspada dan antisipasi ketika dibutuhkan, namun dapat juga menyebabkan gangguan emosional dan fisik.


Penyebab Stres pada Remaja
Masalah pelajaran sekolah, masalah dengan teman dekat/pacar, masalah hubungan dengan orangtua, masalah persaingan dengan saudara, dan masalah dengan teman. Jika Stres berlanjut dan merupakan masalah serius, siapa yang dapat membantu? teman dekat, orangtua, anggota keluarga atau teman keluarga, guru atau konselor sekolah, guru UKS, tenaga kesehatan, seorang pekerja sosial atau konselor remaja, penting untuk berbicara dengan seseorang yang Anda percaya dan dapat membantu Anda.


Tanda-tanda Stres Berat
Merasa bahwa stres mempengaruhi kesehatan Anda, merasa begitu putus asa sehingga berpikir berhenti sekolah, pergi dari rumah atau menyakiti diri sendiri, merasa rendah diri, sedih, menangis, atau bahwa merasa tidak layak hidup, kehilangan nafsu makan, merasa sulit tidur, memiliki kekhawatiran, perasaan dan pikiran yang sulit untuk berbicara karena Anda merasa orang-orang tidak akan mengerti Anda atau akan berpikir Anda “aneh”, mendengar suara-suara memberitahu Anda apa yang harus dilakukan, atau membuat Anda berperilaku aneh, menggunakan obat-obatan atau alkohol untuk mengatasi stres.


Efek Stress pada remaja
1. Efek Stress pada tubuh:
Merasa lelah, mengalami kesulitan tidur, makan berlebihan, sakit kepala, sakit & nyeri di leher dan bahu, sakit perut.
2. Efek Stress pada perasaan:
Perasaan sedih, cemas, khawatir, menjadi mudah marah, mudah kehilangan kesabaran, sulit berkonsentrasi untuk pelajaran sekolah.


Teknik relaksasi untuk mengatasi stress
Duduk dengan posisi santai dan nyaman. Bayangkan hal yang menyenangkan dengan mata terpejam. Mensyukuri nikmat dari Tuhan YME, ikhlas dan sabar. Tarik nafas dari hidung, tahan 3 hitungan, lalu hembuskan nafas dari mulut. Bayangkan seolah beban pikiran sudah dilepaskan. Ulangi sebanyak 3 kali.


Kelola stress dengan rutin berolahraga dan makan buah dan sayur
Untuk membuat peredaran darah menjadi lancar, Anda bisa berolahraga secara rutin, serta pilihlah makan-makanan yang berserat seperti buah dan sayur.


Teman sehat, kelola stress dengan lebih menikmati hidup Anda
Ketika stress, aliran darah menjadi lebih cepat dan tidak terkontrol dengan baik, sehingga terjadinya sumbatan sangat mungkin terjadi. Nikmati hidup Anda dan milikilah keluarga dan teman yang bisa melepaskan stres Anda. Menikmati hobi dan bergabung bersama komunitas hobi bisa menjadi salah satu solusinya.


Pendidikan Terbaru