• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Pendidikan

Tak Lolos SBMPTN 2022, Unisma Pilihan Tepat Kampus Bertaraf Internasional

Tak Lolos SBMPTN 2022, Unisma Pilihan Tepat Kampus Bertaraf Internasional
Rektor Unisma, Prof. H. Maskuri. (Foto: NOJ/Humas Unisma)
Rektor Unisma, Prof. H. Maskuri. (Foto: NOJ/Humas Unisma)

Malang, NU Online Jatim
Pengumuman hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 telah resmi diumumkan melalui laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Universitas Islam Malang (Unisma) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur yang patut dijadikan pertimbangan.


Unisma merupakan salah kampus swasta yang sudah berkomitmen kuat menjadi kampus bertaraf internasional. Berbagai langkah strategis untuk pengembangan kampus telah dilakukan.


"Saat ini kita sudah memiliki 10 Program Studi (Prodi) yang telah terakreditasi internasional," kata Rektor Unisma, Prof. H. Maskuri, Selasa (28/06/2022).


Unisma telah memiliki 10 Fakultas, 23 Program Sarjana (S-1), 2 Program Profesi, 10 Program Magister (S-2), dan 1 Program Doktor (S-3). Dalam rangka menyongsong World Class University (WCU), Unisma terus memperluas jaring kerja sama, baik jaringan regional, jaringan nasional, bahkan jaringan internasional.


“Saat ini kita sudah bekerja sama dengan kampus luar negeri, baik itu join research, internasional conference, maupun student exchange, ada sekitar 187 kerja sama," jelasnya.


Secara ranking Unisma berada di urutan nomor 44 di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta. Kemudian, di tingkat PTS, Unisma berada di urutan nomor 14 di seluruh Indonesia.


“Unisma merupakan kampus pelopor, anti intoleran. Kampus yang cinta akan keberagaman. Bahkan, nantinya mahasiswa luar negeri yang kuliah di Unisma, ketika pulang kita harapkan bisa menjadi juri damai di negaranya masing-masing,” pungkasnya.


Sebagai informasi, 23 program sarjana diantaranya Pendidikan Agama Islam (PAI), Ahwal Al Syakhsyiyyah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Guru Raudhatul Atfhfal (PGRA), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Ilmu Hukum (IH), Agroteknologi, Agribisnis, Peternakan.


Lebih lanjut, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Biologi, Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI), Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Manajemen, Akuntansi, Perbankan Syariah, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga, Pendidikan Dokter, dan Farmasi.


Kemudian, 10 Program Magister diantaranya Magister Manajemen, Magister Pendidikan Agama Islam, Magister Peternakan, Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, Magister Hukum Keluarga Islam, Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Pendidikan Matematika. Selanjutnya, 1 Program Doktor (S-3) yaitu Doktor Pendidikan Agama Islam Multikultural.


Pendidikan Terbaru