• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Pendidikan

Mantap, FK Unisma Lulus Uji Profesi Dokter Delapan Kali Berturut-turut

Mantap, FK Unisma Lulus Uji Profesi Dokter Delapan Kali Berturut-turut
Rektor Prof. Maskuri bersama Dekan FK Unisma. (Foto: NOJ/Humas Unisma)
Rektor Prof. Maskuri bersama Dekan FK Unisma. (Foto: NOJ/Humas Unisma)

Malang, NU Online Jatim
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (Unisma) kembali torehkan prestasi selama delapan kali berturut-turut. Unisma telah mengantarkan mahasiswa profesi dokter lulus seratus persen dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) yang dilaksanakan selama empat gelombang dalam satu tahun.


Dekan FK Unisma dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D mengatakan, pencapaian ini tidak lain merupakan collective effort dari berbagai pihak. Sebanyak 33 mahasiswa yang lulus periode kedua tahun ini tidak lepas dari peran pihak internal seperti yayasan maupun pihak eksternal.


“Peran yang sangat penting tidak lepas dari kontribusi beberapa rumah sakit pendidikan," katanya, Senin (27/06/2022).


Di antaranya RS Bangkalan, RS Umum Kanjuruhan, RS Mardi Waluyo Blitar, RSUD Blambangan Banyuwangi, RSI Unisma, dan beberapa rumah sakit afiliasi seperti RSJ Porong, RSJ Lawang, serta beberapa klinik kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Malang.


"Beberapa rumah sakit pendidikan tersebut sedang mengajukan akreditasi termasuk RSI Unisma," paparnya.


Sementara itu, Rektor Unisma, Prof. Maskuri mengapresiasi pencapaian konsisten tersebut dan mendorong agar FK Unisma dapat terus mempertahankan prestasi tersebut. Ada juga komitmen FK Unisma dalam mencetak lulusan yang berkualitas dalam semua bidang, termasuk dari lulusan FK. 


"Penerimaan mahasiswa FK melalui persaingan yang sangat ketat. Seleksi mahasiswa baru dilakukan secara sah sesuai dengan proses serta tidak ada manipulasi maupun nepotisme," tegasnya.


Prof. Maskuri melanjutkan, di dalam proses belajar Unisma akan terus berusaha menciptakan atmosfir yang lebih kompetitif dan kolaboratif.


Pendidikan Terbaru