Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Doa saat Turun Hujan dan Berharap Tidak Jadi Bencana

Doa saat Turun Hujan dan Berharap Tidak Jadi Bencana
Saat hujan disarankan memperbanyak doa agar tidak menjadi bencana. (Foto: NOJ/KlikDokter)
Saat hujan disarankan memperbanyak doa agar tidak menjadi bencana. (Foto: NOJ/KlikDokter)

Sejumlah kawasan mendapatkan anugerah berupa hujan. Di daerah tertentu bahkan curah hujan demikian tinggi dan berlangsung cukup lama. Agar hujan yang turun tidak menjadi bencana berupa rusaknya bangunan yang kita huni maupun fasilitas umum, sebaiknya menyempatkan berdoa. 

 

Dengan demikian, keberadaan doa yang dipanjatkan saat hujan turun sebagai ikhtiar agar kita selalu dalam lindungan Allah SWT. 

 
Seperti diketahui, saat musim hujan tiba, intensitas air turun tidak terkira. Dalam sehari hujan dapat turun beberapa kali. Air hujan dapat turun selama sekian jam tanpa henti. Dalam sepekan air hujan juga dapat turun beberapa hari dengan jeda hanya sekian jam.
 
 
Dalam situasi seperti ini, kita khawatir pada bencana banjir karena debit air yang begitu tinggi. Selain mempersiapkan diri menjelang hujan dengan membersihkan selokan, mengeruk sedimentasi sungai dan gorong-gorong, kita juga dianjurkan untuk membaca doa berikut ini:


 
 اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
 
 

Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari.
 

Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudlaratkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.

 

 

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang dinukil oleh Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Al-Wabilus Shayyib minal Kalimit Thayyib, (Kairo, Darud Diyan lit Turats: 1987 M/1408 H), halaman 176).

Doa ini dibaca oleh Rasulullah saat khutbah Jumat berlangsung. Kala itu ada sahabat datang melapor bahwa hujan deras terjadi selama enam hari. Hal tersebut membuat masyarakat kehilangan harta benda dan merusak fasilitas jalan. 

 

Wallahu a‘lam.


Editor:
F1 PWNU Jatim