• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 4 Maret 2024

Rehat

Akan Memulai Aktivitas? Berikut Bacaan yang Disarankan saat Berkendara

Akan Memulai Aktivitas? Berikut Bacaan yang Disarankan saat Berkendara
Saat di atas kendaraan disarankan untuk melazimkan bacaan agar selalu ingat kepada Allah SWT. (Foto: NOJ/Syaifullah)
Saat di atas kendaraan disarankan untuk melazimkan bacaan agar selalu ingat kepada Allah SWT. (Foto: NOJ/Syaifullah)

Suasana jalanan saat pagi demikian sibuk. Lalu lalang kendaraan dengan kecepatan beragam dapat disaksikan utamanya saat pagi hari. Pengguna jalan harus berburu dengan waktu dan kepentingan berbeda. Harus bisa sampai ke tujuan sesuai harapan, tanpa terlambat apalagi menemui kendala di jalan.


Disadari atau tidak, bahwa selama dalam perjalanan kita kerap lalai untuk menyebut asma Allah atau kalimat-kalimat suci yang mengandung keutamaan luar biasa. Tetapi salah seorang sahabat Rasulullah SAW melazimkan sebuah bacaan ringan ketika berdiam, berjalan kaki, atau berkendaraan.


Riwayat Ibnu Sinni dan Al-Baihaqi menceritakan bagaimana Rasulullah SAW ketika berperang di Tabuk diminta pulang kampung ke Madinah demi menshalatkan jenazah salah seorang sahabatnya, Muawiyah. Riwayat ini dikutip oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar pada bab zikir ketika di jalan sebagai berikut ini:

 

Diriwayatkan kepada kami dalam kitab Ibnu Sinni dan kitab Dala’ilun Nubuwwah karya Al-Baihaqi dari Abu Umamah Al-Bahili, ia bercerita bahwa Jibril AS mendatangi Rasulullah SAW ketika beliau di Tabuk. ‘Wahai Muhammad, saksikanlah shalat jenazah Muawiyah bin Muawiyah al-Muzani (di Madinah),’ kata Jibril. Rasulullah SAW keluar (dari Tabuk). Sementara Jibril AS turun bersama 70.000 malaikat. Jibril AS menurunkan sayap kanan di atas bukit hingga merendah. Ia juga meletakkan sayap kirinya di atas tanah sampai merendah hingga ia dapat melihat Kota Makkah dan Madinah. Rasulullah SAW bersama Jibril AS dan ribuan malaikat kemudian menshalatkan jenazah Muawiyah. Setelah selesai, Rasulullah SAW bertanya: “Wahai Jibril, dengan amalan apa Muawiyah mendapatkan derajat begitu tinggi ini?” “Muawiyah lazim membaca surat Al-Ikhlas saat berdiri, berkendaraan, dan berjalan kaki,” jawab Jibril. (Lihat Al-Imam an-Nawawi, Al-Adzkar pada Hamisy Al-Futuhatur Rabbaniyyah, [Beirut: Daru Ihyait Al-Arabi, tanpa catatan tahun], juz VI, halaman: 176).


Muhammad bin Alan As-Shiddiqi dalam syarah Al-Adzkar, Al-Futuhatur Rabbaniyyah menerangkan bahwa di belakang Jibril AS terdapat dua shaf malaikat ketika mereka menshalatkan jenazah sahabat Muawiyah bin Muawiyah, (Lihat Muhammad bin Alan As-Shiddiqi, Al-Futuhatur Rabbaniyyah, [Beirut: Daru Ihyait Al-Arabi, tanpa catatan tahun], juz VI, halaman: 177).

 

Walhasil, dzikir apa pun termasuk surat Al-Ikhlas adalah kalimat yang seharusnya dilazimkan sesering mungkin dalam keseharian kita. Wallahu a‘lam.


Editor:

Rehat Terbaru