• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 25 Mei 2022

Tapal Kuda

Doa Khatmil Qur’an Diamini Enam Puluh Ribu Malaikat

Doa Khatmil Qur’an Diamini Enam Puluh Ribu Malaikat
KH Amir Jamaluddin, Pengasuh Pondok Pesantren Putri Walisongo, Cukir, Jombang. (Foto: NOJ/Diana Putri Maulida)
KH Amir Jamaluddin, Pengasuh Pondok Pesantren Putri Walisongo, Cukir, Jombang. (Foto: NOJ/Diana Putri Maulida)

Pasuruan, NU Online Jatim

Salah satu bukti menaati Rasulullah adalah dengan mengamalkan isi Al-Qur’an semampunya. Hal tersebut disampaikan oleh KH Amir Jamaluddin (Gus Jamil) saat penutupan khatmil Quran, Kamis (21/10) malam. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka peringatan haul ke-32 KH Muhammad Adlan Aly setiap 14 Rabiul `Awwal.
            
Pengasuh Pondok Pesantren Putri Walisongo, Cukir, Jombang itu mengatakan bahwa doa seorang pengkhatam Al-Qur’an baik sendiri maupun bersama akan diaminkan oleh enam puluh ribu malaikat. Hal tersebut sebagaimana diterangkan dalam kitab Mukhtarul Ahadist.
           

“Jadi insyaallah doanya mustajab,” kata Gus Jamil
            
Dikemukakan pula berdasarkan syarah kitab Riyadhlus Shalihin, Al-Qur’an memiliki tiga pokok bahasan, yaitu: akidah, hukum, serta akhlak.

 

“Hukum apa saja secara umum insyaallah ada, baik secara eksplisit maupun implisit seperti muamalah, jinayat, siyasah,” katanya.

 

Sedangkan akhlak, Gus Jamil mencontohkan adanya aturan nada dalam berbicara. Sebab, diterangkan dalam surah Luqman, suara melengking disamakan dengan suara keledai dan dianggap seburuk-buruknya suara.

 

“Yang penting adalah berakhlak pada Allah, orang tua, manusia, dan makhluk Allah yang lain. Makhluk Allah yang lain ini seperti tumbuhan dan binatang,” pesan cucu KH Adlan Aly kepada para santri.

 

Lebih lanjut, sebaik-baik akhlak, masih menurut Gus Jamil adalah yang hampir seperti Rasulullah. Karena dikatakan oleh Sayyidah Aisyah dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad bahwa perangai Nabi Muhammad adalah persis seperti Al-Qur’an.

 

“Sehingga apabila perbuatan seseorang sudah hampir sama seperti Rasulullah, maka dapat dikatakan akhlaknya sudah bagus,” tandasnya.

 

Pembukaan hingga penutupan khatmil Qur'an dengan mauidlah hasanah ini hanya diperuntukkan internal pesantren saja. Besoknya, masih dengan kegiatan yang sama (khatmil Qur'an) dapat diikuti seluruh masyarakat, serta tetap digelar hibrid dan disiarkan melalui media sosial pesantren setempat sebagaimana hari pertama.


Penulis: Diana Putri Maulida


Editor:

Tapal Kuda Terbaru