• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 7 Februari 2023

Tapal Kuda

ISNU Kota Pasuruan Resmi Sertifikasi Halal Tiga UMKM, Begini Alurnya

ISNU Kota Pasuruan Resmi Sertifikasi Halal Tiga UMKM, Begini Alurnya
Penyerahan sertifikat halal oleh PC ISNU Kota Pasuruan kepada 3 UMKM setempat. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida)
Penyerahan sertifikat halal oleh PC ISNU Kota Pasuruan kepada 3 UMKM setempat. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida)

Pasuruan, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Pasuruan resmi memberikan sertifikat halal pada 3 pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang usaha makanan. Kegiatan dilaksanakan Rabu (30/11/2022) lalu di Mall Poncol Kota Pasuruan.


Sekretaris PC ISNU Kota Pasuruan, Muhammad Samsul Rizal menjelaskan, ada 9 alur dalam proses sertifikasi halal. Tahap pertama ialah registrasi serta pengumpulan berkas, lalu dilanjutkan dengan verifikasi. 


“Pemohon mengumpulkan berkas lengkap, ada foto produk, cara membuat dan mengolah produknya, sampai tempat produksinya. Baru pihak ISNU mensurvey ke sana dan memastikan semuanya sesuai dengan yang dilampirkan,” terang Ichank, sapaan akrabnya, Jumat (02/12/2022).


Ia menyebutkan, tahapan paling terakhir yakni sidang fatwa oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) dengan tetap didampingi oleh PC ISNU Kota Pasuruan. Sidang fatwa ini bertujuan untuk menentukan layak atau tidak layaknya produk yang diajukan.


“Kalau di sidang fatwa gagal, maka harus mengulang lagi dari tahapan awal. Jadi, ada 8 pemohon, yang memenuhi syarat 4 UMKM. Sementara untuk acara pemberian sertifikat halal kemarin yang datang 3 orang. Produknya makanan semua, seperti sambal dan rengginang,” ucapnya.


Menurutnya, produk UMKM yang lolos sertifikasi halal dapat menghilangkan perasaan was-was masyarakat saat hendak mengonsumsinya. Pun semakin memudahkan pelaku UMKM sendiri untuk memasarkan produk mereka ke berbagai tempat.


Bahkan, sambung Ichank, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan juga turut mendukung pemberdayaan UMKM di Kota Pasuruan. Pemkot telah menyediakan sejumlah fasilitas serta pelatihan-pelatihan gratis.


“Di Mall Poncol ada MPP Mart, semacam gerai produk punya Pemkot Pasuruan. Di gerai itu UMKM bisa menitipkan produknya, malah Dinas Perizinan sudah memberi kewenangan memperkenalkan produk UMKM melalui e-katalog," katanya.


Dirinya berharap agar pelaku UMKM lainnya dapat termotivasi dari mereka yang produknya sudah lebih dulu bersertifikat halal.


“Jangan minder dengan produk sendiri, karena nanti pasti diberikan pendampingan dan pelatihan-pelatihan. Banyak juga yang takut ikut program sertifikasi halal karena alurnya susah, buktinya banyak yang berhasil,” tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru