• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 30 September 2022

Tapal Kuda

Kader IPNU-IPPNU Pasuruan Diajak Hormati Dzurriyah Nabi

Kader IPNU-IPPNU Pasuruan Diajak Hormati Dzurriyah Nabi
Kader IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan diajak agar menghormati dzurriyah Nabi Muhammad SAW. (Foto: NOJ/ Mokhamad Faisol)
Kader IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan diajak agar menghormati dzurriyah Nabi Muhammad SAW. (Foto: NOJ/ Mokhamad Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Muhammad Subadar mengajak kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) agar menghormati dzurriyah atau keturunan Nabi Muhammad SAW.


“Jika ada dzurriyah Nabi yang perilakunya melenceng dari ajaran Nabi tidak perlu diikuti, tetapi harus tetap dihormati,” ujarnya saat mengisi materi Aswaja pada Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Grati. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Kalipang Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Sabtu-Ahad (18-19/12/2021).


"Kata KH Maimoen Zubair itu ibarat Al-Qur'an yang sobek, meskipun sobek dan tidak bisa dibaca tidak boleh diinjak-injak, harus tetap diambil dan diletakkan di tempat aman," tandasnya.


Mantan Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan itu menjelaskan, ikutilah perilaku dzurriyah Nabi yang baik saja. Sedangkan yang tidak baik jangan ditiru dan jangan menjelek-jelekkannya.


"Jika bertemu dzurriyah Nabi yang perilakunya tidak sesuai dengan akhlaknya Nabi dan prinsipnya tidak sesuai dengan kita, tidak harus diikuti tetapi harus tetap dihormati," tegasnya.


Subadar mengatakan, untuk menyikapi fenomena yang demikian, cara mudah yang dapat dilakukan ialah mengikuti ulama atau kiai yang berkhidmat di Nahdlatul Ulama.


"Karena di dalam Nahdlatul Ulama kita diajarkan untuk menghormati setiap perbedaan dengan tidak menganggap buruk orang yang berbeda,” terangnya.


Pada kesempatan yang sama, Syaifuddin Sekretaris Desa Kalipang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh IPNU-IPPNU Grati. Sebab, hal itu menurutnya dapat membentengi anak-anak muda agar tidak terjerumus ke paham-paham ekstrim.


"Peran IPNU-IPPNU di tengah masyarakat sangat penting. Karena bisa menanggulangi paham-paham radikal yang sekarang marak terjadi di kalangan pelajar,” ujarnya.


Menurut Syaifuddin, organisasi IPNU-IPPNU adalah wadah yang tepat bagi pelajar untuk melahirkan pemimpin dengan paham Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di masa mendatang. 
 


"Jika kita ingin bergabung dan mau berproses di IPNU-IPPNU, itu pilihan yang tepat. Insyaallah, tidak akan terjerumus ke paham radikal atau ekstrim lainnya," pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru