• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

Keren, Irfan Santri Genggong Juara Duta Vokalis Shalawat

Keren, Irfan Santri Genggong Juara Duta Vokalis Shalawat
Irfan Adi Ansyah, santri Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo juara Duta Vokalis Shalawat se-Tapal Kuda. (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)
Irfan Adi Ansyah, santri Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo juara Duta Vokalis Shalawat se-Tapal Kuda. (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)

Probolinggo, NU Online Jatim
Skill setiap orang memang perlu diasah sejak dini. Karena dengan begitu prestasi-prestasi akan banyak diraih. Seperti Irfan Adi Ansyah, seorang santri Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo yang baru saja juara 1 Duta Vokalis Shalawat se-Tapal Kuda.


Kompetisi tersebut diikuti 50 peserta tingkat umum dan maksimal usia 35 tahun. Ajang tersebut dilaksanakan selama dua tahap, yakni online dan offline. Tahap offline pelaksanaannya dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Bondowoso beberapa waktu lalu.


“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan usaha yang dilakukan selama ini, saya juara Duta Vokalis Shalawat. Semoga bermanfaat dan barokah,” ujarnya kepada NU Online Jatim, Kamis (22/09/2022).


Irfan mengatakan, tujuan utama mengikuti lomba tersebut adalah untuk mencari pengalaman yang lebih luas. Selain itu, dirinya mengaku memang selalu haus akan prestasi. Oleh karenya, ajang-ajang serupa selalu ia manfaatkan untuk sharing dan menimba ilmu dengan peserta-peserta lain.


"Saya harap semoga hal ini bisa menjadi motivasi bagi pemuda untuk terus haus dalam mengukir prestasinya masing-masing," kata pemuda asal Desa Jurang Jero, Kecamatan Gading, Probolinggo itu.


Mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong ini berpesan, agar pemuda tidak mudah puas dan putus asa dalam berproses. Karena menurutnya, skill yang dimiliki setiap orang perlu terus diasah agar menghasilkan prestasi yang membanggakan.


"Jangan pernah puas dan putus asa ketika sudah berproses. Menang dalam kompetisi apapun adalah bonus, yang terpenting adalah ilmu dan pengalaman yang tak bisa ditukar dengan materi yang bernilai berapapun," ucapnya.


Diketahui, Irfan yang merupakan pemuda kelahiran Probolinggo ini memang memiliki skill mumpuni di bidang shalawat. Kemampuan yang dimiliki tersebut ia asah sejak menjadi pelajar di tingkat SMP.


Atas usahanya tersebut, beberapa kali ia kerap meraih penghargaan di bidang tarik suara tersebut. Prestasinya tersebut beragam, mulai dari tingkat regional maupun nasional. Bahkan, April lalu ia lolos audisi Syair Ramadhan di GTV setelah mengeliminasi ribuan peserta.


Tapal Kuda Terbaru