• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 30 November 2022

Tapal Kuda

Ketua Fatayat NU Pasuruan Ingatkan Tetap Patuhi Prokes Meski Sudah Vaksin

Ketua Fatayat NU Pasuruan Ingatkan Tetap Patuhi Prokes Meski Sudah Vaksin
Hj Anik Asnawati, Ketua Fatayat NU Kabupaten Pasuruan (kiri) saat ditemui Tim NU Online Jatim. (Foto: NOJ/ Rahma Salsabila).
Hj Anik Asnawati, Ketua Fatayat NU Kabupaten Pasuruan (kiri) saat ditemui Tim NU Online Jatim. (Foto: NOJ/ Rahma Salsabila).

Pasuruan, NU Online Jatim

Hj Anik Asnawati, Ketua Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan mengingatkan bahwa protokol kesehatan harus tetap dipatuhi meskipun sudah mengikuti vaksinasi. Perempuan yang akrab disapa Ning Nanik ini juga mengajak masyarakat tidak terpengaruh kabar bohong tentang vaksin.

 

"Vaksin itu ikhtiar kita bersama, upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan imun tubuh kita. Namun, perlu diingat bahwa setelah divaksin bukan berarti kita boleh mengabaikan protokol kesehatan," katanya kepada NU Online Jatim, Senin (06/09/2021).

 

Ning Nanik juga menceritakan, pihaknya bersama Badan Otonom (Banom) perempuan NU lainnya memberikan dukungan secara kongket untuk kesuksesan vaksinasi di Kabupaten Pasuruan. Yakni dengan terlibat dalam vaksinasi di sejumlah wilayah pada Sabtu (04/09/2021) lalu.

 

"Ini adalah program pemerintah yang memang harus dilaksanakan. Untuk itu, saya dan pimpinan Banom-banom perempuan NU mengadakan musyawarah. Hasilnya mereka siap untuk turut berpartisipasi dan membantu vaksinasi ini," ujarnya.

 

Ia mengaku awalnya sempat pesimis bisa mensukseskan 1000 kuota dosis vaksin sinovac. "1000 kuota tersebut kemudian dibagi untuk empat tempat, yaitu Nguling, Rejoso, Gondangwetan, dan Kraton. Alhamdulillah setelah kami monitoring ternyata antusiasme masyarakat tinggi sekali, sampai banyak yang tidak kebagian," ungkapnya.

 

Ning Nanik berharap untuk vaksinasi dosis kedua nantinya dapat diikuti dengan antusias kembali oleh masyarakat. Menurutnya, tingkat keberhasilan program pemerintah ini karena kondisi masyarakat yang sudah mulai tumbuh kesadaran dan tidak takut divaksin.

 

 

"Kita perlu untuk terus memberi pengertian kepada masyarakat yang sudah termakan berita negatif soal vaksinasi, bahwa vaksin itu sehat dan halal," tegasnya.

 

Penulis: Rahma Salsabila

Editor: Romza


Editor:

Tapal Kuda Terbaru