• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 30 November 2022

Tapal Kuda

Ketua NU Pasuruan Minta ISNU Tekankan Tata Krama di Perguruan Tinggi

Ketua NU Pasuruan Minta ISNU Tekankan Tata Krama di Perguruan Tinggi
KH Imron Mutamkkin ketua PCNU Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ Mokh Faisol)
KH Imron Mutamkkin ketua PCNU Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, saat ini banyak mahasiswa di perguruan tinggi kurang mengerti tata krama terhadap gurunya. Hal itu di ungkapkan pada saat Konferensi Cabang (Konfercab) Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan di Hotel Dalwa Raci, Kecamatan Bangil, Pasuruan Ahad (21/08/2022).

 

"Meskipun mahasiswa sudah pandai dibanding gurunya, mahasiswa harus tetap menghormati gurunya karena gurulah yang membuat dirinya pintar," katanya.

 

Menurutnya, ISNU harus bisa menanamkan tata krama di perguruan tinggi. "Saat ini budaya tata krama hampir tidak diterapkan di perguruan tinggi. Oleh karena itu, ke depan ISNU harus bisa menanamkan tata krama," ujar Gus ipong sapaan akrabnya.

 

Sementara itu, Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Ali Maschan Moesa mengungkapkan, saat ini literasi bangsa Indonesia sangat rendah, yaitu urutan 59 dari 61 negara. Maka tugas ISNU adalah meningkatkan literasi anak-anak bangsa khususnya di era digital.

 

"Pondasi dari segala sesuatu sesungguhnya bermuara fokus pada kemampuan literasi bahasa dan membaca," ungkapnya.

 

Menurut Kiai Ali Maschan, berdasarkan hasil penelitian lalu United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) negara Indonesia merupakan negara yang mayoritasnya kurang sopan di urutan ke 29 setelah negara Rusia.

 

"Banyak sekali tugas ISNU ke depan, namun ada dua hal yang perlu digaris bawahi, pertama meningkatkan literasi kedua mengembalikan lagi budaya tata krama," terangnya.

 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perwakilan PW ISNU Jawa Timur, Ketua PCNU Bangil, Ketua PC ISNU Kota Pasuruan, Direktur Pascasarjana IAI Dalwa dan PAC ISNU se-Pasuruan.


Tapal Kuda Terbaru