• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

Ketum PB PMII: Indonesia Masa Depan Sumber Daya Alam Dunia

Ketum PB PMII: Indonesia Masa Depan Sumber Daya Alam Dunia
Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri. (Foto: Tangkap layar TVNU)
Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri. (Foto: Tangkap layar TVNU)

Pasuruan, NU Online Jatim
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Muhammad Abdullah Syukri mengatakan, Indonesia merupakan masa depan sumber daya alam dunia. Hal itu karena di Indonesia terdapat berbagai macam jenis sumber yang dibutuhkan dunia.


"Yang menjadikan Indonesia menjadi tuan rumah G20 salah satu alasannya karena memiliki sumber daya alam yang melimpah. Meliputi, minyak, batu bara, gas alam, hutan dan lain sebagainya," ujarnya kepada NU Online Jatim, Sabtu (24/09/2022).


Ia lantas menyinggung cara menjaga sumber daya alam yang melimpah tersebut. Di antaranya dengan mempelajari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), karena dengan ilmu bisa memanfaatkan kekayaan alam dengan benar.


"Jika kita sudah menguasai Iptek, hal yang harus dilakukan yakni membuat pelatihan-pelatihan entrepreneur untuk mendirikan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)," kata Gus Abe, sapaan akrabnya.


Dirinya menyebutkan, 20 tahun ke depan negara Indonesia akan dipegang oleh kaum milenial. Maka, kader PMII sebagai bagian kaum milenial, hendaknya bergerak di bidang ekonomi, pendidikan, pertanian, politik atau advokasi secara profesional dan amanah.


"Gerakan di bidang tersebut perlu dibenahi agar tidak sampai dimanfaatkan oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan yang tidak baik," tegasnya.


Pihaknya juga berharap, kader PMII bisa memaksimalkan sumber daya alam yang ada di Indonesia yang melimpah. Sebab, sumber daya alam tersebut banyak dimanfaatkan oleh warga negara asing.


"Mari kita gerakkan intelektual kita untuk membantu masyarakat-masyarakat yang kurang mampu, khususnya dalam memanfaatkan sumber daya alam di Indonesia secara baik," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru