• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Tapal Kuda

Kiai Marzuki Jelaskan Sanad Keilmuan Mazhab Empat

Kiai Marzuki Jelaskan Sanad Keilmuan Mazhab Empat
Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengatakan, ajaran Ahlussunnah wal Jamaah haruslah menjadi pegangan utama Nahdliyin. Karena ajaran inilah yang menjaga kemurnian Islam dan sanad keilmuannya bersambung kepada Rasulullah SAW.

 

Penegasan tersebut disampaikan Kiai Marzuki Mustamar dalam pengajian umum yang diadakan Takmir Masjid Sabilul Muttaqin, Desa Jatigono, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Senin (07/02/2022).

 

Kiai Marzuki menambahkan, data sejarah terkait hal tersebut dalam sejumlah literatur menyebutkan, bahwa Mazhab Maliki itu bersambung ke Nabi Muhammad SAW.

 

“Karena Imam Malik berguru ke Imam Nafi', Imam Nafi' berguru ke Sahabat Abdullah bin Umar, Sahabat Abdullah bin Umar berguru kepada Nabi. Imam Hanafi berguru ke Imam Jafar sodiq, Imam Ja'far berguru ke Imam Baqir, Imam Baqir berguru ke Imam Ali Zainul Abidin, Imam Ali berguru ke Imam Husein, Imam Husein berguru ke Nabi," terangnya.

 

Menurut Kiai Marzuki, imam-imam mazhab empat lainnya juga demikian. Bahkan keempat mazhab inilah yang hingga sekarang masih terjaga dan lestari di dunia. Hal ini karena para imam mazhab telah meninggalkan karyanya untuk dijadikan pedoman induk.

 

"Imam Syafi'i berguru ke Imam Waki', Imam Waki' berguru ke Imam Hasan Basri, Imam Hasan berguru ke Abdullah bin Mas'ud, Abdullah bin Mas'ud berguru ke Nabi. Imam Ahmad bin Hambal muridnya Imam Syafi'i," rinci Kiai Marzuki.

 

Sebagai pembanding, Kiai Marzuki menegaskan selain ajaran Aswaja sudah hilang kemurniannya. Hal itu tidak luput dari latar belakang dan proses berdirinya yang ditengarai ada campur tangan pihak lain dari golongan non Muslim yang punya kepentingan hendak menghancurkan Islam dari dalam.

 

"Contoh ajaran liberal tokohnya orang Amerika yang bukan Islam membuat aliran Islam. Syiah di kitab Nurul Yaqin disebutkan berdirinya aliran ini ditokohi Abdulloh bin Saba orang Yahudi. Wahabi, pendirinya Muhammad bin Abdul Wahab, dia berguru ke Jefri Hempher intelijen Inggris beragama Kristen," lanjutnya.

  

Dengan penjelasan itu, Kiai Marzuki berharap masyarakat bisa semakin yakin dan mantap dengan ajaran Aswaja An-Nahdliyah. Sehingga tidak terpengaruh dengan ajaran-ajaran di luar Aswaja An-Nahdliyah.

 

"Karena Aswaja inilah yang masih murni dan bersambung kepada Rasulullah SAW," pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru