• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Tapal Kuda

Kuatkan Ideologi, PMII Inaifas Jember Gelar Pesantren Aswaja

Kuatkan Ideologi, PMII Inaifas Jember Gelar Pesantren Aswaja
Pelaksanaan Pesantren Aswaja oleh PK PMII Inaifas, Kencong, Jember. (Foto: NOJ/ Habib Aziz Ar Rozi)
Pelaksanaan Pesantren Aswaja oleh PK PMII Inaifas, Kencong, Jember. (Foto: NOJ/ Habib Aziz Ar Rozi)

Jember, NU Online Jatim
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Jember menggelar Pesantren Aswaja. Kegiatan yang dihelat untuk menguatkan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah ini dipusatkan di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) 02 Kencong, Jember, Sabtu-Ahad (06-07/08/2022).


Ketua PK PMII Inaifas Ahmad Fathu Fikron Musthofa mengatakan, adanya Pesantren Aswaja (PA) merupakan ikhtiar untuk memberikan asupan secara mendalam bagi anggota dan kader PMII, bahwa Aswaja merupakan ruh dan nafas gerakan.


"PMII harus tetap menjadi kiblat gerakan, terutama di lingkungan kampus Inaifas dan Jember pada umumnya. Oleh karena itu, peserta yang mengikuti Pesantren Aswaja jangan sampai tidak serius, nanti gerakan dan gagasan jadi stagnan," ujarnya kepada NU Online Jatim, Sabtu (06/08/2022).


Sebagaimana Nahdlatul Ulama yang didirikan KH M Hasyim Asy'ari, Aswaja di organisasi PMII dijadikan sebagai metode berpikir (manhaj al-fikr) dan metode bergerak (manhaj al-harakah).


“Di sisi ini PMII menunjukkan anti taqlid, jumud, tidak kaku dan dinamis membaca realitas-realitas persoalan yang terjadi di masyarakat," tegas Fikron.


Fikron berharap, dengan adanya kegiatan ini kader mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Aswaja sebagai metode berpikir dan bergerak, serta menjadi ghiroh dalam menjawab problematika dan tantangan zaman yang sedang terjadi saat ini.


"Ikutilah proses pemberian materi dengan serius supaya nanti selepas kegiatan ini kalian mampu memproduksi cara berpikir dan gagasan serta gerakan yang baru," tandasnya.


Diketahui, kegiatan yang diikuti sejumlah anggota dan kader PMII Inaifas ini mengusung tema 'Penanaman Nilai-nilai Aswaja sebagai Nafas Gerakan'. Terdapat 3 materi yang disampaikan, yaitu Ushuluddin, Aswaja Manhaj al-fikr wal Harakah, dan Hubungan PMII, NU dan Aswaja.


Tapal Kuda Terbaru